Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pemilik SPBU Saja Belum Diperiksa, Khawatirkan Banyak Barang Bukti Berubah? Kapolres Jember Pastikan Sebentar Lagi Penetapan Tersangka

M Adhi Surya • Rabu, 6 Mei 2026 | 05:39 WIB
Ilustrasi mobil penimbun BBM. (foto: AI)
Ilustrasi mobil penimbun BBM. (foto: AI)

 

KEPATIHAN, Radar Jember - Proses penyidikan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar di sebuah SPBU di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Sumbersari, terus bergulir. Jajaran Polres Jember masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengurai kasus yang sempat menyita perhatian publik tersebut.

Perkara ini tidak hanya menyorot dugaan praktik penyelewengan BBM bersubsidi. Namun, juga berkaitan dengan laporan dugaan upaya pembunuhan yang terjadi di lokasi yang sama. Kedua hal itu kini menjadi fokus pemeriksaan aparat kepolisian.

Senin, kemarin, (4/ 5), pelapor David Handoko Seto datang ke Polres Jember. Ia didampingi kuasa hukumnya, M. Husni Thamrin, untuk memenuhi panggilan pemeriksaan dari Propam.

Baca Juga: Niat Beli Es untuk Istri, Motor Warga Jember Ini Akhirnya Malah Raib

 Kepada awak media, Thamrin menjelaskan bahwa kedatangan mereka merupakan tindak lanjut atas aduan yang sebelumnya dilayangkan ke Divisi Propam Mabes Polri. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dinilai belum tertangani optimal.

“Pengaduan kami ke Propam Mabes Polri sudah diteruskan ke Polda Jawa Timur, lalu ditangani Propam Polres Jember. Hari ini kami dimintai keterangan,” ujarnya.

 Ia menilai penanganan perkara berjalan lambat. Kondisi itu, kata dia, berpotensi menyebabkan hilangnya barang bukti. Padahal, menurutnya, kasus tersebut tergolong mudah diungkap karena saat kejadian terdapat petugas kepolisian di lokasi.

 Thamrin juga menyoroti belum dipanggilnya sejumlah pihak penting. Di antaranya pemilik SPBU, saksi di lokasi, hingga perwakilan Hiswana Migas.

“Sejauh ini baru pegawai SPBU, petani yang identitasnya dipakai untuk barcode, dan pelapor yang diperiksa,” katanya.

Baca Juga: Update Laka Lantas Jember Terbaru: Bentor Oleng Tabrak Scoopy

 Selain itu, pihaknya mengaku, khawatir terhadap keberadaan barang bukti. Mulai dari dugaan perubahan identitas truk pengangkut hingga rekaman video yang sebelumnya diserahkan.

“Flashdisk berisi rekaman kejadian yang kami serahkan saat laporan, sampai sekarang tidak jelas keberadaannya,” ucapnya.

 Sementara itu, Kapolres Jember Bobby A Chondroputra memastikan penyidikan tetap berjalan.

Ia menyebut proses pidana tersebut tetap berjalan dan on the track, bahkan pihaknya sudah komunikasi dengan pihak kejaksaan, untuk segera dilakukan gelar perkara.

"Kami pastikan proses tersebut tetap berjalan dan on the track, dan tidak lama lagi, akan ada penetapan tersangka, tunggu saja," tegasnya saat dikonfirmasi di sela-sela giat doa bersama pelepasan CJH Jember, Senin (4/5). (dhi/dwi)

 

Editor : M. Ainul Budi
#BBM #Polres Jember #spbu