Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Koperasi Jember Menjamur! Diskopumdag Bongkar Rahasia Tata Kelola Sehat Agar Tak Gulung Tikar di Tengah Jalan!

Sidkin • Selasa, 5 Mei 2026 | 05:00 WIB
BEKALI PENGURUS: Bimbingan teknis kesehatan koperasi kepada puluhan pengurus di Aula Diskopumdag Jember, pekan lalu. (DISKOPUMDAG)
BEKALI PENGURUS: Bimbingan teknis kesehatan koperasi kepada puluhan pengurus di Aula Diskopumdag Jember, pekan lalu. (DISKOPUMDAG)

 Radar Jember - Jumlah koperasi yang tumbuh di Jember terus bertambah dari waktu ke waktu. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi kerakyatan di daerah.

Namun, pertumbuhan tersebut perlu diimbangi dengan penguatan tata kelola agar koperasi yang terbentuk sehat dan berkelanjutan.

Untuk itu, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Jember menggelar bimbingan teknis pemeriksaan kesehatan koperasi di Aula Diskopumda, pekan lalu.

Baca Juga: Waspada Macet Parah! 5 Kloter Haji Jember Berangkat Bareng 15 Mei, Simak Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas di Sini!

Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 koperasi di Jember. Bimtek ini difokuskan untuk meningkatkan pemahaman pengurus koperasi terkait mekanisme penilaian kesehatan kelembagaan secara berkala.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat materi dari narasumber LPK Nay Nau Jasa Utama Malang, Yusuf Sofyan dan Dyah Ayu P.

Ini meliputi kebijakan pengawasan dan kepatuhan koperasi berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 9 Tahun 2020.

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai indikator penilaian kesehatan koperasi, mulai aspek permodalan, kualitas aset, manajemen, efisiensi, hingga likuiditas.

Sekretaris Diskopumdag Jember, Wiwik Supartiwi, mengatakan, pemeriksaan kesehatan koperasi menjadi instrumen penting untuk memastikan kelembagaan berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Baca Juga: Hadapi Atlet Puslatda hingga Brimob, Mahasiswa UIN KHAS Jember Rebut Perunggu di Kejurprov MMA Surabaya

Evaluasi berkala, kata dia, juga membantu mendeteksi potensi persoalan sejak dini sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

“Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pengurus koperasi terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan koperasi secara berkala. Sehingga potensi permasalahan dapat dideteksi sejak dini dan segera ditindaklanjuti,” kata Wiwik.

Tak hanya menerima materi, peserta juga mengikuti sesi praktik pengisian Kertas Kerja Penilaian Kesehatan Koperasi (KKPKK).

Melalui simulasi tersebut, pengurus koperasi diajak memahami secara langsung proses evaluasi kondisi lembaga masing-masing.

Pemeriksaan kesehatan koperasi minimal dilakukan satu kali dalam setahun, meski untuk hasil yang lebih optimal dianjurkan dilaksanakan setiap semester.

Pihaknya menilai penguatan kapasitas sumber daya manusia koperasi menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kelembagaan.

Baca Juga: Angkatan Kerja Tembus 1,5 Juta Orang! ICMI Jember Bongkar Rahasia Mengapa Cari Kerja Masih Sulit Meski Banyak Investasi!

Pembinaan dan pendampingan serupa akan terus dilakukan agar koperasi di Jember tidak hanya bertambah secara kuantitas, tetapi juga tumbuh sehat, profesional, dan berdaya saing.

“Harapannya koperasi di Jember semakin kuat secara tata kelola dan mampu memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan anggotanya,” pungkasnya. (kin/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #diskopumdag #Koperasi