Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jangan Sampai Salah Daftar! Rayon 2 Jember Bongkar Rahasia Sukses Masuk SMAN dan SMKN Favorit di SPMB 2026/2027!

Sidkin • Sabtu, 2 Mei 2026 | 04:00 WIB
MASIF: Peserta dari SMP dan MTs mengikuti penyampaian materi sosialisasi SPMB SMAN dan SMKN Jawa Timur 2026 di SMAN 3 Jember. (SIDKIN ALI/RADAR JEMBER)
MASIF: Peserta dari SMP dan MTs mengikuti penyampaian materi sosialisasi SPMB SMAN dan SMKN Jawa Timur 2026 di SMAN 3 Jember. (SIDKIN ALI/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 mulai dimatangkan lebih awal.

Untuk memastikan informasi tersampaikan secara utuh kepada calon peserta didik, Rayon 2 Jember menggelar Sosialisasi Bersama SPMB Jawa Timur 2026 di SMAN 3 Jember, Kamis (30/4) pagi.

Puluhan perwakilan SMP dan MTs sederajat diundang agar tidak terjadi kebingungan saat tahapan pendaftaran dimulai.

Baca Juga: Perkuat Perlindungan Warga Jember di Luar Negeri, Gus Fawait Targetkan Pendirian Pos P4MI di Daerah!

Ketua Rayon 2 SMA Jember Muhammad Lutfi Helmi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari petunjuk teknis yang mewajibkan setiap rayon menyosialisasikan aturan SPMB kepada sekolah asal calon siswa.

Sebanyak 31 SMP dan MTs dari wilayah sekitar hadir mengikuti kegiatan tersebut. “Ini memang amanat dari juknis untuk kami sosialisasi kepada calon siswa melalui sekolah-sekolah yang ada di rayon 2,” ujarnya.

Untuk diketahui, Rayon 2 terdiri dari enam sekolah, yakni SMAN 3 Jember, SMAN Arjasa, SMAN 4 Jember, SMKN 1 Jember, SMAN 5 Jember, dan SMKN 3 Jember.

Seluruh sekolah itu terlibat agar informasi yang diterima sekolah-sekolah pengirim benar-benar seragam.

Baca Juga: Pakar Hukum Unej Ingatkan Perusahaan di Jember: Aturan Jam Kerja 40 Jam Seminggu Wajib dan Tak Bisa Ditawar!

Nantinya, hasil sosialisasi ini diharapkan diteruskan kepada siswa kelas IX beserta wali murid masing-masing.

Menurut Helmi, fokus utama sosialisasi kali ini menjelaskan sejumlah perubahan aturan dalam SPMB Jawa Timur 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

Penyesuaian tersebut dinilai perlu dipahami sejak awal agar tidak menimbulkan salah tafsir di tengah masyarakat.

“Karena ada beberapa perubahan dari model SPMB tahun kemarin ke tahun sekarang, maka memang perlu disampaikan bersama supaya sama-sama paham,” katanya.

Di sisi lain, masing-masing sekolah anggota rayon juga mulai menyiapkan perangkat layanan informasi.

 Panitia penerimaan siswa baru telah dibentuk, termasuk helpdesk yang bisa dihubungi masyarakat jika mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung.

“Di setiap sekolah sudah ada helpdesk. Jadi kalau ada masyarakat yang masih bingung atau butuh penjelasan, bisa langsung terlayani,” jelas pria yang menjabat Kepala SMAN 5 Jember tersebut.

jemberBaca Juga: Perlindungan Buruh Jember: Sarbumusi Ingatkan Perusahaan Wajib Bayar Upah Lembur jika Jam Kerja Melebihi Batas!

Ia berharap pola sosialisasi terpusat seperti ini membuat penyebaran informasi lebih masif dan tidak menimbulkan simpang siur di lapangan.

Dengan pemahaman yang sama antara sekolah pengirim dan sekolah tujuan, proses penerimaan murid baru diharapkan berjalan lebih tertib dan lancar.

“Harapannya informasi ini tersampaikan lebih masif dan tidak ada kebingungan dari calon wali murid,” harapnya. (kin/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #spmb #SPMB SMA #SMKN #SPMB Jatim