Radar Jember - Upaya tim Sar gabungan terus berupaya untuk melalukan pencarian korban bernama Moh Ali Makrus, 33, warga Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan hilang dihantam ombak pada Selasa (28/4) lalu.
Pencarian korban hari kedua ini dilakukan tim SAR gabungan. Mulai dari Basarnas, Sar Rimba Laut, Brandal Alas, BPBD Jember, Satpolair, anggota Posal Puger dan keluarga korban.
Pencarian hari kedua hilangnya korban ini dilakukan hingga dua kali. Mulai pagi pukul 08.00 hingga pukul 11.00 WIB menggunakan perahu karet milik Basarnas.
Untuk pencarian kedua dilakukan pukul 14.00 hingga sore menggunakan jukung Speed milik anggota Sar Rimba Laut.
Selain pencarian dilakukan sar gabungan, juga ada anggota keluarga korban ikut hingga dua kali pencarian.
Pencarian dilakukan mulai menyisir sekitar lokasi korban jatuh saat mancing, ke pantai Nanggelan dan pantai Papuma, Kecamatan Wuluhan.
Namun, pencarian kedua yang mengerahkan sar gabungan hasilnya masih nihil. Bahkan puluhan anggota keluarga datang sejak pagi dan siang juga menyisir bibir pantai sekitar pantai Payangan atau dekat bukit Seroyo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.
Nuryono, teman korban asal Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu hingga ikut melakukan pencarian. Selain teman korban, juga ada puluhan keluarga korban yang datang ke lokasi sejak pagi.
Ada seorang ibu yang menangis di pinggir pantai saat SAR gabungan berangkat melalukan pencarian kedua pada Kamis (30/4) sore.
Aiptu Agus Rianto Ps KBO Satpolair Polres Jember mengatakan, pencarian korban hari kedua yang dilakukan SAR Gabungan masih tetap nihil. Hal ini karena sejak pagi ombak masih besar.
Namun SAr gabungan bersama keluarga korban masih tetap melakukan pencarian. Pencarian dengan menggunakan perahu karet Basarnas dan jukung milik anggota SAR Rimba Laut dilakukan dari tempat korban jatuh dihantam ombak saat mancing pada Selasa (28/4) malam.
“Pencarian hari kedua ini juga dilakukan di perairan pantai Nanggelan hingga ke Pantai Papuma,” pungkas Agus.(jum).
Editor : Imron Hidayatullahh