Radar Jember – Nelayan di wilayah Puger diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di Plawangan, Pancer Puger, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger.
Imbauan ini menyusul terjadinya kecelakaan laut yang menimpa jukung jenis speed pada Minggu (26/4).
Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa.
Namun, perahu milik warga Puger itu mengalami kerusakan parah setelah dihantam ombak saat perjalanan pulang melaut.
Eksan, warga setempat yang juga pemilik warung di sekitar Plawangan, mengatakan kejadian bermula saat perahu terlalu ke tepi hingga menabrak karang.
Pada saat bersamaan, ombak besar datang dan mengangkat perahu hingga menghantam karang.
“Beberapa hari terakhir ombak memang cukup besar, tetapi saat kejadian itu gelombangnya lebih tinggi. Perahu sampai hancur setelah menghantam karang,” ujarnya.
Pantauan di lokasi, saat ombak di Plawangan tinggi, sejumlah nelayan yang menggunakan jukung jenis speed memilih menunda perjalanan atau berputar balik sebelum melintas.
Mereka menilai kondisi tersebut berisiko jika salah memperhitungkan gelombang.
Petugas PS KBO Satpolair Polres Jember di Puger, Aiptu Agus Rianto, mengimbau nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan, baik saat berangkat maupun pulang melaut.
“Nelayan harus tetap waspada dan selalu menggunakan pelampung. Terutama saat melintas di Plawangan Pancer Puger yang dikenal rawan kecelakaan laut,” tegasnya. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh