KEMIRI, Radar Jember - Meninggalnya pemuda 18 warga Dusun Krajan, Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti, Jember membuat heboh, kemarin (27/4).
Korban yang masih duduk dibangku kelas XI itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri pada bambu kering di atas sungai.
Baca Juga: Bukan Sekadar Batu! Inilah Mitos Sisik Emas yang Tersembunyi di Pantai Watu Ulo Jember
Namun, untuk mengetahui penyebab kematian korban, kepolisian masih belum bisa menentukan.
Diketahui, korban yang berstatus pelajar di salah satu sekolah swasta di Panti itu ditemukan posisi gantung dan masih menggunakan kaos warna hitam, oleh dua orang warga yang hendak ke sawah.
Adanya yang gantung diri tersebut, kemudian lapor ke RT dan diteruskan ke Polsek Panti.
Kapolsek Panti AKP Agus Idham membenarkan telah ditemukan orang gantung diri. Untuk mengetahui penyebab kematian korban, pihaknya masih berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Jember.
Baca Juga: Biaya CPMI Cuma Rp450 Ribu! Klinik Khusus Pekerja Migran di Jember Diklaim Termurah se-Jatim
“Setelah dilakukan olah TKP dan pada tubuh korban tidak ditemulan ada tanda-tanda penganiayaan,” kata Idham.
Sementara, tambah dia, pihak keluarga menolak untuk dilalukan otopsi.
“Jasad korban akhirnya diserahkan kepada keluarganya,” pungkas mantan Kapolsek Ajung itu. (jum/dwi)
Editor : M. Ainul Budi