Radar Jember – Melintas di Jalan Wijaya Kusuma, tepatnya di depan Stasiun Jember mulai dihiasi dengan pembangunan.
Anehnya di tengah Jalan Wijaya Kusuma, tepatnya di depan pintu keluar penumpang Stasiun Jember ada pondasi beton.
Penampilannya, bukan untuk pembatas jalan, tapi lebih mirip disiapkan buat portal.
Pengguna Jalan asal Kecamatan Patrang, Widyasari Kusumawati mengaku seperti ada berubah pada wajah Jalan Wijaya Kusuma ini, seolah telah menyatu dengan wilayah mobilitas stasiun Jember.
Baca Juga: Bakal Berdiri di Jember! Simak Tugas dan Estimasi Gaji Penjamin Mutu Kampung Nelayan Merah Putih
“Apalagi sekarang ada renovasi, akses jalan sepertinya semakin sempit,” tuturnya.
Kendati demikian, Ia tak mengelak dengan wacana renovasi tersebut, asal penataannya harus mengutamakan kelancaran arus lalu lintas.
“Kalau bisa dibuat lebih tertib tanpa mengganggu pengguna jalan lain, pasti sangat membantu,” katanya
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, Stasiun Jember tengah berbenah sejak Oktober 2025 lalu, proyek penataan besar-besaran mulai berjalan dengan fokus pada perbaikan sirkulasi penumpang dan wajah kawasan.
Selain revitalisasi fasilitas, konsep pengaturan keluar-masuk penumpang sepertinya juga diperbarui.
Wacana pembenahan di sekitar Jalan Wijaya Kusuma khususnya tepat di depan Stasiun Jember, bukan hal baru, bahkan sudah muncul sejak era Bupati Faida.
Saat itu, rencana penyatuan parkir stasiun dengan ruas jalan tersebut sempat mencuat, namun ditolak karena dikhawatirkan memperparah kepadatan lalu lintas di kawasan pusat kota.
Memasuki periode Bupati Hendy Siswanto, pendekatan penataan berubah.
Jalan Wijaya Kusuma diproyeksikan menjadi bagian dari jalur pedestrian yang terhubung dengan Alun-alun dan Jalan Sudirman.
Selain itu, kawasan tersebut juga sempat direncanakan untuk difungsikan sebagai ruang penataan UMKM dan relokasi pedagang kaki lima saat program penertiban berlangsung. Namun, hingga kini tidak ada alias nihil.
Kadishub Jember, Gatot Triyono saat dikonfirmasi adakah koordinasi pembenahan atau renovasi Stasiun Jember yang juga melibatkan Jalan Wijaya Kusuma tak banyak komentar.
Pihaknya meminta untuk konfirmasi langsung ke pihak KAI Daop 9. “Terkait itu langsung konfirmasi KAI ya,” ucapnya singkat.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro setelah dilakukan upaya konfirmasi secara daring maupun langsung. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh