Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Inspirasi Kartini dari Jember: Ning Ghyta Ajak Perempuan Berani Bermimpi dan Bergerak Nyata

Maulana RJ • Selasa, 21 April 2026 | 13:32 WIB
Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Eka Puspita (Foto: Maulana/Radar Jember)
Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta Eka Puspita (Foto: Maulana/Radar Jember)

PATRANG, Radar Jember - Peringatan Hari Kartini tahun ini di Kabupaten Jember terasa lebih hangat dan mendalam. 

Tidak sekadar seremonial berkebaya, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, mengajak seluruh perempuan di Jember untuk memaknai kembali sosok Kartini melalui gerakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Ning Ghyta, sapaan akrab dia, Kartini masa kini bukan lagi sekadar simbol yang dibatasi oleh busana, tetapi tentang keberanian berpikir, berjuang, dan mencintai perubahan.

"Perempuan yang mampu menjadi pusat perubahan dalam keluarga dan masyarakat adalah hakikat Kartini hari ini," kata Ning Ghyta, kepada Jawa Pos Radar Jember, Selasa (21/04/2026).

Baca Juga: Komnas Perempuan Sentil Menbud Fadli Zon Soal Penyangkalan Kekerasan Seksual Massal dalam Tragedi Mei 1998   

Dalam pandangannya, Ning Ghyta menilai tantangan terbesar perempuan saat ini bukanlah pada semangat, tetapi bagaimana menyuarakan perubahan di tengah budaya yang telah lama mengakar. 

Ia menekankan pentingnya pendekatan yang lebih bijak, dekat, dan menyentuh hati, di dalam banyak kesempatan. Termasuk saat berbaur dan turun di tengah-tengah masyarakat akar rumput.

"Perubahan tidak lahir dari perlawanan, tetapi dari kepercayaan. Kader PKK adalah jembatan kepercayaan itu, yang menghadirkan hak perempuan sebagai bagian dari cinta dalam keluarga," katanya.

Baca Juga: Komnas Perempuan: Selama Empat Tahun Terakhir, 267 Kasus TPPO Libatkan Perempuan sebagai Korban hingga Menjadi Objek Eksploitasi

Lebih lanjut, perempuan yang juga Ketua Dekranasda Jember ini mendorong keseimbangan peran perempuan tanpa takut untuk mewujudkan mimpinya.

Menurut dia, di era modern, perempuan sering dihadapkan pada pilihan sulit antara peran di rumah dan karier. Namun, Ning Ghyta justru mengajak para perempuan Jember untuk melihatnya sebagai keseimbangan. 

Ia meyakinkan, setiap perempuan tetap bisa berkarya di ruang publik tanpa harus kehilangan peran utamanya sebagai pusat kekuatan keluarga. "Keseimbangan bukan berarti semua harus sama rata setiap waktu, tapi yang lebih realistis. Ada fase di mana kita lebih fokus pada keluarga, dan ada kalanya kita perlu ekspansif di ruang publik," tutur Ning Ghyta.

Mengakhiri pesannya, perempuan berdarah Bandung ini memberikan dorongan semangat bagi perempuan muda Jember untuk tidak pernah mengecilkan mimpi.

Baca Juga: Langkah Tegas Gus Fawait! Jember Resmi Larang Toko Berjejaring Pakai Kantong Plastik Mulai April 2026!

Ia mengingatkan bahwa keberanian harus disertai dengan arah yang jelas agar impian tersebut memiliki nilai dan kebermanfaatan bagi sesama.

"Jangan takut untuk bermimpi besar. Ketika perempuan berdaya, keluarga akan kuat. Dan ketika keluarga kuat, di situlah masa depan daerah bahkan bangsa kita bangun. Semua ini, demi Jember Baru, Jember Maju, dan masyarakat yang lebih sejahtera," imbuh Magister Ilmu Ekonomi UGM tersebut.

Editor : Maulana RJ
#TP PKK #Jember #Ning Ghyta #perempuan indonesia #hari kartini