Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Harga Plastik Melejit! Pakar Unmuh Jember Sebut Ini Momentum Emas Ubah Pola Konsumsi dan Kurangi Sampah dari Hulu!

M Adhi Surya • Senin, 20 April 2026 | 03:00 WIB
 Warga menunggu truk sampah datang untuk membuang sampah ke TPS, Dusun Bedengan, Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu. (JUMAI/RADAR JEMBER)
Warga menunggu truk sampah datang untuk membuang sampah ke TPS, Dusun Bedengan, Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu. (JUMAI/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Persoalan sampah di Jember dinilai tidak bisa terus-menerus diselesaikan dari hilir.

Pembenahan justru harus dimulai dari hulu, terutama dari kebiasaan masyarakat dan pengelolaan di tingkat tempat penampungan sementara (TPS).

Kepala Program Studi Teknik Lingkungan Unmuh Jember, Dr Latifa Mirzatika Al-Rosyid, menegaskan bahwa perubahan perilaku menjadi kunci utama.

Baca Juga: Target Ambisius 1.000 Rumah! Gus Fawait Kejar Pembangunan RTLH Terbesar Sepanjang Sejarah Jember di 2026!

Tanpa itu, berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah hanya akan berujung pada penumpukan masalah yang sama.

Menurutnya, selama ini masyarakat masih terbiasa membuang sampah tanpa pemilahan.

Kondisi tersebut diperparah dengan pengelolaan di TPS yang belum optimal, sehingga sampah bercampur dan sulit diolah lebih lanjut.

Ia menilai, tren kenaikan harga plastik saat ini justru bisa menjadi momentum untuk berbenah.

Masyarakat didorong mulai mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai dan beralih ke kebiasaan yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Warga Jember Bisa Lapor Lewat Foto! Bupati Gus Fawait Buka Ruang Awasi Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis!

“Ini kesempatan yang bagus untuk mengubah pola konsumsi. Ketika plastik semakin mahal, masyarakat bisa mulai membawa tas belanja sendiri atau menggunakan ulang kemasan yang ada,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penggunaan plastik yang masif selama ini telah menimbulkan persoalan lingkungan serius.

“Sampah plastik membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai, sehingga terus menumpuk dan mencemari lingkungan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, plastik juga berpotensi terpecah menjadi mikroplastik yang masuk ke dalam rantai makanan manusia.

Dampaknya tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat dalam jangka panjang. Ia menambahkan, dampak ekonomi juga tak bisa diabaikan.

Baca Juga: Wajib Pelan! Truk di Jalur Puger-Wuluhan Dibatasi 20 Km/Jam, Satlantas Polres Jember Siap Tindak Tegas Pelanggar!

 Sampah plastik yang menyumbat saluran air dapat memicu banjir, merusak ekosistem laut, hingga menurunkan pendapatan nelayan akibat berkurangnya hasil tangkapan.

Karena itu, pembenahan dari hulu hingga TPS harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. (dhi/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Unmuh Jember #sampah plastik #Sampah #TPS