Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jalan di Rel, Nenek di Jember Ini Tewas Tertabrak KA Ranggajati

Jumai RJ • Jumat, 17 April 2026 | 19:29 WIB
DATANGI LOKASI: Anggota Polsek Sumberbaru mendatangi lokasi kejadian seorang nenek yang meninggal dunia setelah tertabrak KA Ranggajati, kemarin (17/4) pagi.(POLSEK SUMBERBARU)
DATANGI LOKASI: Anggota Polsek Sumberbaru mendatangi lokasi kejadian seorang nenek yang meninggal dunia setelah tertabrak KA Ranggajati, kemarin (17/4) pagi.(POLSEK SUMBERBARU)

YOSORATI, Radar Jember – Peristiwa kecelakaan kereta api kembali terjadi di wilayah Jember. Seorang nenek bernama Sukemi, 65, warga Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api (KA) Ranggajati, kemarin (17/4) pagi.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 07.00 di perlintasan rel Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru. Korban diduga berjalan kaki di atas rel saat kereta melintas dari arah timur ke barat.

Kapolsek Sumberbaru AKP Joko Sumargo menjelaskan, sebelum kejadian korban diketahui berjalan di atas rel kereta api. Pada saat bersamaan, KA Ranggajati melaju dari arah Jember.

Baca Juga: Update Lalin Jember: Pengendara Motor Rawan Ndelosor, Ceceran Pasir di Simpang Tiga Kaliputih

“Masinis sudah membunyikan klakson saat melihat ada orang di atas rel. Namun karena jarak sudah terlalu dekat, korban tetap tertemper,” ujarnya.

Akibat benturan tersebut, korban terpental dan mengalami luka parah di bagian kepala hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas Polsek Sumberbaru yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban.

Baca Juga: Diterjang Banjir Hingga Putus! Warga Dua Desa di Jenggawah Kompak Bangun Jembatan Darurat Demi Akses ke Makam!

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan serupa di wilayah Jember. Sebelumnya, tiga bulan lalu, seorang warga Kecamatan Kalisat juga meninggal dunia setelah tertabrak KA Logawa.

Joko Sumargo mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di sekitar rel kereta api. Ia menegaskan, berjalan di atas rel sangat berbahaya dan berisiko tinggi. “Masih banyak warga yang berjalan di atas rel. Kami imbau agar lebih waspada demi keselamatan,” pungkasnya. (jum/dwi)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #ka ranggajati