Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Haji Pakai Sistem War Tiket? Kemenag Jember Buka Suara Soal Wacana Baru Percepat Antrean Puluhan Tahun!

M Adhi Surya • Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB
SUJUD SYUKUR : Jemaah haji tiba di Bandara Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, Arab Saudi, tahun lalu. (ZAINAL ABIDIN)
SUJUD SYUKUR : Jemaah haji tiba di Bandara Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, Arab Saudi, tahun lalu. (ZAINAL ABIDIN)

Radar Jember - Antrean panjang keberangkatan haji yang kian mengular memunculkan beragam ide baru.

Salah satunya skema war tiket yang belakangan ramai dibicarakan sebagai alternatif mempercepat keberangkatan calon jemaah.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember, Nur Sholeh, menyebut gagasan tersebut belum menjadi keputusan final. 

Baca Juga: Visa 2.920 Jemaah Haji Jember Tuntas: Administrasi Rampung Lebih Awal Sebelum 1 Syawal

Menurutnya, pemerintah pusat masih melakukan kajian mendalam sebelum menentukan arah kebijakan.

Ia menjelaskan, munculnya ide tersebut tidak lepas dari panjangnya daftar tunggu haji, khususnya di Jawa Timur. Saat ini, masa tunggu secara nasional bahkan sudah menembus lebih dari dua dekade.

“Masih sebatas wacana. Apakah nanti bisa diterapkan atau tidak, kita masih menunggu keputusan dari pusat,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Dengan masa tunggu sekitar 26,5 tahun, pemerintah memang dituntut mencari solusi. Namun, menurut Nur Sholeh, setiap skema baru harus dipastikan tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Baca Juga: Visa Haji Jember 2026 Tuntas, 2.920 Jemaah Siap Berangkat 

Ia menilai sistem war tiket berpotensi menimbulkan tantangan, terutama terkait keadilan akses bagi calon jemaah. Karena itu, kajian komprehensif menjadi hal mutlak sebelum kebijakan diterapkan.

“Kalau memang diberlakukan, jangan sampai mengganggu kuota reguler yang sudah berjalan,” imbuhnya.

Tak hanya haji reguler, antrean juga terjadi pada program haji khusus. Untuk jalur ini, masa tunggu saat ini berkisar antara tujuh hingga delapan tahun.

Di sisi lain, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, sebelumnya mengungkapkan bahwa skema war tiket tengah dikaji sebagai salah satu opsi.

Konsep ini memungkinkan calon jemaah yang siap secara finansial dan fisik berangkat pada tahun yang sama.

Meski demikian, hingga kini belum ada kejelasan apakah skema tersebut akan diterapkan secara menyeluruh atau hanya untuk kuota tertentu.

Baca Juga: INFO HAJI : Manasik Haji Jember 2026 Siap Digelar Usai Lebaran, Ini Jadwal dan Skemanya

Pemerintah disebut masih menimbang berbagai aspek agar solusi yang diambil benar-benar efektif tanpa menimbulkan polemik baru. (dhi/bud)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #kemenag #war tiket #Haji #kuota haji