Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ditinggal Pergi, Rumah di Jenggawah Jember Berakhir Terbakar, Ini Kronologinya

Jumai RJ • Selasa, 14 April 2026 | 12:54 WIB
PADAMKAN API: Petugas Damkar Jember menuju rumah yang mengalami kebakaran di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah. (POLSEK JENGGAWAH)
PADAMKAN API: Petugas Damkar Jember menuju rumah yang mengalami kebakaran di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah. (POLSEK JENGGAWAH)

CANGKRING, Radar Jember — Kepanikan melanda warga Dusun Jatirejo, Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Minggu (12/4) malam. Sebuah rumah milik M. Ali Basri tiba-tiba terbakar saat dalam kondisi kosong.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, penghuni rumah tidak berada di tempat.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang melihat asap tebal mengepul dari dalam rumah.

Kapolsek Jenggawah Iptu Andi Ferry Christian menjelaskan, saksi bernama Pur mengetahui kepulan asap dari ruang tamu.

Baca Juga: Info Laka Lantas Jember: Nyalip dari Kiri, Ibu dan Anak Tewas

Saat itu, Sumiati, asisten rumah tangga di rumah tersebut, sedang berada di luar.

“Begitu melihat asap tebal, saksi langsung menghubungi warga lainnya dan pemilik rumah,” ujarnya.

Warga yang panik kemudian berusaha memadamkan api secara mandiri.

Mereka mendobrak pagar dan pintu rumah untuk bisa masuk dan melakukan penyiraman.

Baca Juga: Rekam Jejak Dr Yadyn Palebangan, Dari Jaksa KPK hingga Kajari Jember

Namun, kobaran api yang semakin membesar disertai asap tebal membuat warga tidak berani mendekat lebih jauh.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, satu unit mobil damkar tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan api.

“Setelah satu unit damkar datang, api akhirnya berhasil dipadamkan,” jelas Ferry.

Akibat kebakaran tersebut, bagian ruang tamu dan ruang keluarga rumah mengalami kerusakan cukup parah.

Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik pada stopkontak kipas angin di ruang keluarga.

Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah, terutama saat rumah ditinggal dalam keadaan kosong. (jum/dwi)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Kebakaran