Radar Jember – Layanan panggilan darurat 110 milik Polres Jember untuk sementara tidak bisa digunakan.
Gangguan ini membuat akses cepat masyarakat ke kepolisian sempat terhambat, terutama dalam situasi darurat.
Kendala tersebut dipicu kerusakan pada sistem operasional. Informasi yang dihimpun, gangguan terjadi setelah sambaran petir saat cuaca ekstrem melanda wilayah Jember dalam beberapa hari terakhir.
Akibatnya, jaringan layanan utama yang biasa digunakan masyarakat mengalami gangguan teknis. Kondisi ini membuat laporan darurat melalui nomor 110 tidak dapat tersambung seperti biasanya.
Kasi Humas Polres Jember, Ipda M. Zazim, membenarkan adanya gangguan tersebut. Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat.
Menurutnya, tim teknis saat ini masih bekerja untuk memulihkan sistem yang terdampak. Perbaikan dilakukan secara bertahap agar layanan bisa kembali berjalan normal.
Dari hasil koordinasi, proses pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat hari. Namun, upaya percepatan terus dilakukan agar gangguan tidak berlangsung lama.
Baca Juga: Perdalam Praktik Jurnalistik, Mahasiswa Kunjungi Jawa Pos Radar Jember
Selama masa perbaikan, masyarakat diminta tidak khawatir. “Layanan kepolisian tetap berjalan melalui jalur alternatif, yakni Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK),” jelasnya.
Selain itu, warga juga diimbau lebih waspada terhadap cuaca ekstrem. “Hujan deras yang disertai angin kencang dan petir masih berpotensi terjadi, sehingga aktivitas di luar ruangan sebaiknya dibatasi demi keselamatan,” pungkasnya. (dhi/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh