Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bukan Karena Penimbunan! Ternyata Ini Penyebab Gas Elpiji 3 Kg Langka di Jember Hingga Bikin Camat Gumukmas Geram!

Maulana RJ • Jumat, 10 April 2026 | 04:12 WIB
CEK PASOKAN: Muspika saat melakuan inspeksi tabung gas elpiji 3 kilogram ke sejumlah agen/pangkalan, di Kecamatan Gumukmas, Jember, belum lama ini (7/4). Saat itu terlihat banyak tumpukan tabung gas elpiji yang kosong. (TAHRIR)
CEK PASOKAN: Muspika saat melakuan inspeksi tabung gas elpiji 3 kilogram ke sejumlah agen/pangkalan, di Kecamatan Gumukmas, Jember, belum lama ini (7/4). Saat itu terlihat banyak tumpukan tabung gas elpiji yang kosong. (TAHRIR)

Radar Jember  Elpiji 3 kilogram atau gas melon yang dicari-cari warga, terutama di daerah pinggiran akhirnya memicu reaksi sejumlah pihak berwenang.

Oleh karena itu Muspika Kecamatan Gumukmas melakukan sidak ke sejumlah lokasi termasuk ke pangkalan di Desa Menampu dan Gumukmas.

Hasilnya cukup mengejutkan, stok gas bukan terlambat dikirim, tetapi ludes dalam hitungan jam lantaran pasokannya minimalis.

Baca Juga: Lanjutan Update Kasus Curanmor SPPG di Jember, Komplotan Pelaku Diduga Empat Orang?

Camat Gumukmas Dannie Allcholin menyebut ada anomali dalam kebijakan distribusi tahun ini yang dianggap cukup merugikan wong cilik.

"Kami juga mencatat adanya perubahan kebijakan distribusi di tahun 2026 ini. Jika tahun 2025 lalu pengiriman tetap berjalan pada tanggal merah, maka tahun ini distribusi justru terhenti, seperti yang terjadi pada Jumat, 3 April lalu," katanya, di sela-sela inspeksi, bersama Polisi dan TNI.

Temuan lain juga menguak bahwa ada kebijakan agen yang membatasi kuota ke pangkalan. Ironisnya, di tengah lonjakan kebutuhan saat hari besar keagamaan seperti Lebaran, Nyepi, dan Paskah, justru tidak ada tambahan pasokan sama sekali.

Baca Juga: Info Lalin Jember Banyuwangi di Jalur Gumitir: Nekat Mendahului Kendaraan di Jalan Menikung

Akibatnya, begitu truk pengangkut tiba, warga langsung menyerbu pangkalan hingga stok langsung habis dalam sekejap.

Meski tidak ditemukan praktik penimbunan, Muspika Gumukmas tetap mengingatkan pangkalan agar tidak bermain harga atau mencoba menyelundupkan stok ke luar wilayah.

Ia juga mendesak otoritas terkait -pemerintah daerah dan Pertamina- untuk mengevaluasi kebijakan distribusi.

Baca Juga: Rektor UIN KHAS Jember: Ulama Harus Jadi Navigator Umat agar Tak Tersesat di Tengah Derasnya Arus Informasi Hoaks

Salah satunya mengharap pengembalian sistem distribusi di hari libur serta penambahan kuota ekstra di momen hari raya.

"Harapannya ini menjadi masukan bagi pihak terkait untuk mengatasi soal distribusi dan ketersediaan LPG 3 kg, khususnya pas hari-hari besar," imbuh dia. (mau/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Lebaran #gas melon #paskah #Nyepi #lpg 3 kg