Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jangan Sampai Anak Jadi Pelaku! Kanit PPA Polres Jember Bongkar Kunci Utama Cegah Bullying Sejak Dini!

M Adhi Surya • Rabu, 8 April 2026 | 03:40 WIB
“Pendampingan harus dilakukan sejak awal. Jadi tidak hanya menangani korban, tetapi juga mencegah anak menjadi pelaku.” Ipda Alfan Febrianto, Kanit PPA Satreskrim Polres Jember.
“Pendampingan harus dilakukan sejak awal. Jadi tidak hanya menangani korban, tetapi juga mencegah anak menjadi pelaku.” Ipda Alfan Febrianto, Kanit PPA Satreskrim Polres Jember.

Radar Jember - Pencegahan perundungan di kalangan pelajar harus terus digencarkan melalui edukasi dan pendampingan sejak usia dini.

Upaya tersebut dinilai penting agar penanganan kasus tidak hanya berfokus pada pemulihan korban, tetapi juga mampu mencegah anak-anak terlibat sebagai pelaku.

Kanit PPA Satreskrim Polres Jember, Ipda Alfan Febrianto, mengatakan langkah preventif menjadi kunci menekan kasus bullying.

Baca Juga: Langkah Tegas Bupati Bondowoso Sikapi Wacana Efisiensi ASN: Siap Batasi Penggunaan Mobil Dinas

Salah satunya dengan mengintensifkan sosialisasi kepada siswa mulai jenjang sekolah dasar hingga pendidikan lanjutan agar mereka memahami batas perilaku yang dapat melukai orang lain.

Menurutnya, pendekatan edukatif perlu dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Dengan pemahaman yang cukup, siswa diharapkan mampu mengenali dampak perundungan, baik secara fisik maupun psikologis, sehingga tidak mudah terlibat dalam tindakan kekerasan.

“Pendampingan harus dilakukan sejak awal. Jadi tidak hanya menangani korban, tetapi juga mencegah anak menjadi pelaku,” ujarnya.

Baca Juga: Wacana Jadwal WFH ASN, Ketua DPRD Bondowoso: Jangan Jadi Libur Panjang

Ia menjelaskan, tren kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Jember relatif mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Meski demikian, sosialisasi di tingkat terbawah tetap perlu diperkuat agar kesadaran siswa terus terbangun.

Sementara itu, Kabid Perlindungan Anak Dinsos PPPA Jember, Sugeng Riyadi, menyebut perundungan terbagi menjadi dua kategori, yakni fisik dan nonfisik.

Dari berbagai kasus yang muncul, bentuk yang paling marak saat ini adalah cyber bullying yang terjadi melalui media sosial dan platform digital.

Pihaknya terus melakukan edukasi kepada anak maupun orang tua terkait pencegahan perundungan.

Sugeng menegaskan bahwa perlindungan anak tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif keluarga serta lingkungan terdekat.

Baca Juga: Jalur Maut Gumitir Kembali Memakan Korban! Truk Fuso Mogok di Watu Gudang, Arus Jember-Banyuwangi Lumpuh!

Selain edukasi, anak-anak juga dibekali keberanian untuk melaporkan apabila menemukan indikasi perundungan, baik saat baru muncul tanda-tanda maupun setelah kejadian terjadi.

Pelaporan sejak dini diharapkan mampu mempercepat penanganan sekaligus mencegah dampak yang lebih luas. (dhi/bud)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #bullying #perundungan #Polres Jember #dinsos