Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sempat Jadi Biang Kerok Macet, Jam Masuk Truk Imasco Jember Kini Dimajukan! Cek Jadwal Terbarunya di Sini!

Maulana RJ • Rabu, 8 April 2026 | 07:00 WIB
MULAI DISIKAPI: Sejumlah truk PT Imasco Puger yang beroperasi di sekitar ruas jalan Kasiyan, jalan Rambipuji-Puger maupun arah Jalan Kencong. (Kecamatan Puger)
MULAI DISIKAPI: Sejumlah truk PT Imasco Puger yang beroperasi di sekitar ruas jalan Kasiyan, jalan Rambipuji-Puger maupun arah Jalan Kencong. (Camat Puger)

Radar Jember - Keluhan warga Puger atas lalu lalang truk jumbo yang mengepung pemukiman mereka akhirnya mendapat jawaban tegas.

Pemerintah daerah resmi merombak jadwal operasional armada PT Imasco Asiatic guna mengakhiri drama kemacetan panjang di kawasan Kasiyan Timur dan Grenden.

Keputusan krusial ini lahir dalam audiensi di Hall Prajamukti, Senin (6/4), yang mempertemukan Pemkab Jember, Forkopimda, pihak PT Imasco, dan tokoh masyarakat.

Baca Juga: Sejarah Polije, dari Nama Poltek Unej menjadi Politeknik Negeri Jember

Camat Puger, Benny Ginting, membeberkan bahwa selama ini tumpukan truk bukan hanya merusak estetika jalan, tapi sudah mencekik ekonomi lokal.

Akses gang pemukiman tertutup dan omzet UMKM di pinggir jalan merosot akibat tertutup barisan kendaraan besar.

"Telah diputuskan adanya relaksasi batasan jam bagi armada Imasco untuk masuk ke pabrik. Tujuannya jelas, agar tidak ada lagi antrean truk yang menumpuk dan menutupi akses ekonomi warga maupun jalan keluar masuk gang," katanya, ditemui seusai audiensi.

Sebelumnya, aturan lama yang hanya membolehkan truk masuk pukul 16.00 hingga 06.00 WIB dituding menjadi biang kerok. Sebanyak 150 hingga 200 truk menumpuk di bahu jalan sejak siang hari demi menunggu pintu pabrik dibuka.

Baca Juga: BRI Kucurkan Rp 500 Juta Sembako, Ringankan Beban Warga Kurang Mampu di Mumbulsari Jember

Kini, melalui kebijakan relaksasi, jadwal operasional dimajukan secara signifikan. Dimulai Pukul 10.00 hingga 06.00 WIB keesokan harinya, berlaku setiap hari termasuk akhir pekan.

"Masa berlaku diterapkan setiap hari, dari Senin hingga Minggu. Direncanakan efektif berjalan mulai Selasa (7/4)," tambah dia.

Meski jam masuk diperlonggar, Pemkab Jember tetap memberikan batas tegas. Usulan untuk membuka jalur selama 24 jam penuh ditolak pemerintah daerah demi melindungi kenyamanan warga.

"Bupati Gus Fawait tidak setuju jika dilakukan normalisasi 24 jam. Jadi, yang kami terapkan adalah relaksasi jadwal agar distribusi kendaraan lebih merata dan tidak menumpuk di sore hari saja," imbuhnya.

Pihak Pemkab juga mengingatkan para pemilik armada dan pengusaha angkutan untuk disiplin. Penjadwalan yang semrawut dari sisi pengusaha tidak akan ditoleransi jika kembali memicu kemacetan di jam rawan. Pj. Sekda Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyatakan demikian.

Ia memastikan kebijakan ini bukan sekadar di atas kertas. Uji coba pada Minggu (5/4) lalu diklaim sukses mengurai kepadatan, namun pengawasan ketat tetap menjadi harga mati.

"Pengawasan akan dilakukan secara menyeluruh. Personel dari TNI, Polri, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan (Dishub) akan turun langsung ke lapangan," tegas Helmi. (mau/dwi)
 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #puger #truk jumbo #Imasco