Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Proyek Raksasa 133 Gerai Koperasi Jember Dikebut! Target Selesai Juli 2026, Bagaimana Nasib Sisanya?

Sidkin • Selasa, 7 April 2026 | 08:58 WIB
BERPROSES: Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidomulyo, Silo. Hingga awal April, baru sembilan KDKMP yang selesai dibangun. (SIDKIN ALI/RADAR JEMBER)
BERPROSES: Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidomulyo, Silo. Hingga awal April, baru sembilan KDKMP yang selesai dibangun. (SIDKIN ALI/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jember masih menyisakan pekerjaan besar.

Dari ratusan unit yang direncanakan, baru sebagian kecil yang sudah selesai dibangun. Hingga saat ini, hanya 9 gerai yang rampung seratus persen.

Sementara sebagian besar lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Jember, Sartini, menyebut, total gerai yang tengah dibangun mencapai 133 unit.

Baca Juga: Info Kebakaran Jember: Diduga Korsleting, Usaha Laundry Ludes

Artinya, mayoritas proyek masih berjalan dan belum sepenuhnya selesai. Meski begitu, sejumlah koperasi tidak menunggu bangunan selesai untuk mulai beroperasi.

“Yang sudah selesai 100 persen itu baru 9. Tapi yang masih proses itu ada 133. Sedangkan koperasi yang sudah berdiri ada 248,” kata Sartini, Kamis (2/4) lalu.

Dia mengatakan, sejumlah koperasi tetap menjalankan aktivitas dengan memanfaatkan sarana yang ada, meski belum memiliki gerai permanen.

Upaya ini dilakukan agar aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kelurahan tetap hidup.

Baca Juga: Teror Lempar Batu Sasar Bus Pariwisata Saat Melintas di Jalan Jember Lumajang

“Yang penting kan beroperasi dulu. Yang sudah berjalan itu sudah lebih dari 20 koperasi,” ujarnya.

Meski sudah berjalan, performa koperasi masih belum merata. Sebagian besar masih berada pada fase awal sehingga omzet yang dihasilkan relatif kecil.

Contohnya, KKMP di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, yang baru mencatat pendapatan sekitar Rp 300 ribu dengan sisa hasil usaha (SHU) sekitar Rp 17 ribu. Memang itu masih kecil karena baru memulai.

“Namun, di sisi lain, ada pula koperasi yang mulai menunjukkan geliat positif. Beberapa gerai bahkan mampu mencatat omzet hingga Rp 1 miliar,” katanya.

Sartini menjelaskan, seluruh kebutuhan pembangunan hingga penyediaan stok barang ditangani oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

Sementara pemda berfokus pada penyediaan sumber daya manusia, termasuk tenaga Business Assistant (BA) yang direkrut melalui Kementerian Koperasi.

Baca Juga: Plengsengan Ambrol, Jalan Antar Desa di Jember Ini Terancam Putus

“Semua dari PT Agrinas. Gedung, sarpras, sampai barangnya sudah disiapkan,” bebernya.

Ia menambahkan, seluruh gerai ditarget selesai pada Juli 2026. Sehingga percepatan pembangunan terus didorong meski dihadapkan pada berbagai dinamika di lapangan.

“Targetnya Juli 2026 harus selesai terbangun semua,” pungkasnya. (kin/bud)

KDMP yang Selesai Dibangun PT Agrinas
1. KDMP Mayang, Kec. Mayang
2. KDMP Jenggawah, Kec. Jenggawah
3. KDMP Wirowongso, Kec. Ajung
4. KDMP Klompangan, Kec. Ajung
5. KDMP Kemuningsari Kidul, Kec. Jenggawah
6. KDMP Talet Baru, Kec. Sukowono
7. KDMP Tutul, Kec. Balung
8. KDMP Kraton, Kec. Kencong
9. KDMP Keting, Kec. Jombang
2.    Sumber: DKUKMP Jember

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Dinas Koperasi dan UMKM #KDMP #Koperasi Merah Putih