MANGLI, Radar Jember – Warga Lingkungan Tanjung, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember, mendadak panik setelah rumah milik Muhlisin 39 terbakar pada Minggu (5/4) sekitar pukul 13.00.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, rumah yang juga digunakan sebagai tempat usaha laundry itu ludes dilalap api.
Baca Juga: Plengsengan Ambrol, Jalan Antar Desa di Jember Ini Terancam Putus
Saat kejadian, Fitri, istri korban, sedang tidur di kamar depan. Ia terbangun setelah mencium bau hangus yang diduga berasal dari kabel terbakar. “Setelah bangun, api sudah membesar di bagian kamar belakang,” ujar Holikul Akbar, Ketua RW setempat.
Di bagian belakang rumah terdapat beberapa mesin cuci karena korban menjalankan usaha laundry. Saat kejadian, Muhlisin tidak berada di rumah karena sedang bekerja.
Warga setempat sempat berupaya memadamkan api secara manual sebelum petugas datang. Rumah yang sebagian terbuat dari tembok dan dinding bambu itu akhirnya habis terbakar.
Baca Juga: Ini Nama Lengkap Kajari Karo Danke Rajagukguk, Punya Rekor dan Gaya Kepemimpinannya Seperti Ini
Selain bangunan rumah, sejumlah barang ikut hangus, di antaranya beberapa mesin cuci, alat pengering, perabot rumah tangga, serta satu unit sepeda motor Yamaha N-Max bernopol P 4398 GI.
Warga juga sempat memutus aliran listrik (PLN) menuju rumah korban untuk mencegah api semakin membesar.
Akibat kebakaran tersebut, dua rumah milik warga lain, yakni Lukman Hadi dan Rudi Hartono, turut terdampak dengan kerusakan ringan.
Petugas dari Polsek Kaliwates, perangkat Kelurahan Mangli, BPBD Jember, Tagana, dan Babinsa setempat turut berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Kanit SPK Polsek Kaliwates, Aiptu Gofor Khoirul Anam, menyebut kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
“Di dalam rumah terdapat banyak stop kontak, setrika listrik, serta beberapa tabung gas LPG 3 kilogram,” ujarnya.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Jember diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp100 juta, meliputi bangunan rumah, sepeda motor, uang tunai, serta peralatan usaha laundry.
“Tidak ada korban jiwa. Istri korban berhasil menyelamatkan diri setelah berteriak meminta tolong saat api mulai membesar,” pungkas Gofor. (jum/dwi)
Editor : M. Ainul Budi