Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Magnet Ekonomi Haul Habib Sholeh Tanggul: Dari Penginapan Warga hingga Pedagang Luar Kota Raup Untung Berlipat

Imron Hidayatullahh • Minggu, 5 April 2026 | 15:49 WIB
Salah satu pedangang yang melapak di sekitar lokasi acara Haul Habib Sholeh Tanggu, Jember.
Salah satu pedangang yang melapak di sekitar lokasi acara Haul Habib Sholeh Tanggu, Jember.

Radar Jember – Perhelatan Haul ke-50 Al Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid, atau yang lebih dikenal sebagai Habib Sholeh Tanggul, kembali menjadi magnet luar biasa bagi jutaan umat.

Tak hanya menjadi momentum spiritual yang khidmat, acara akbar yang berpusat di Desa Tanggul Kulon, Jember, ini menjadi motor penggerak ekonomi yang masif bagi pelaku UMKM hingga sektor jasa.

Sabtu (4/4/2026), ribuan jemaah dari berbagai penjuru tanah air hingga mancanegara mulai memadati kawasan Tanggul.

Baca Juga: Bukan Sekadar Ritual! Habib Aboe Bakar Sebut Haul Habib Sholeh Tanggul Sebagai ‘Patok’ Moral Bangsa Indonesia

Kondisi ini memberikan dampak instan pada perputaran rupiah, mulai dari sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pedagang aksesori religi.

Haris, 45, seorang perajin songkok asal Bogor, mengaku sengaja menempuh perjalanan jauh setiap tahun demi mengincar keberkahan sekaligus menjemput rezeki di momen haul ini.

"Kami datang bersama rombongan membawa satu mobil penuh stok peci, sorban, dan sarung. Niat utamanya tentu ziarah dan ngalap berkah, tapi alhamdulillah dagangan laku keras. Tahun ini penjualan meningkat drastis dibanding tahun lalu," ujar Haris saat ditemui di sela kegiatannya.

Hal serupa dirasakan Suyitno, pedagang pigura ulama asal Purbalingga. Ia mengaku kewalahan melayani pembeli yang berburu foto para habib dan kiai.

Baca Juga: Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi Berikan Sambutannya di Haul Tanggul 2026, Singgung Dimensi Spiritual?

"Omzet naik signifikan. Pembeli didominasi jemaah luar daerah yang ingin membawa kenang-kenangan tokoh ulama ke rumah mereka," kata Suyitno yang menjual pigura mulai harga Rp10.000 hingga Rp200.000.

Berkah haul juga merambah ke warga lokal. Ida, 55, penjual es dan cilok asli Tanggul Kulon, menyebut pendapatannya melonjak hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.

Jika biasanya ia mengantongi Rp300.000, di momen haul ini ia bisa meraup Rp1 juta per hari.

Menanggapi geliat ekonomi ini, Camat Tanggul Fariqul Mashudi, S.Sos menyatakan rasa syukurnya atas multiplier effect dari acara ini.

Ia mencatat bahkan rumah-rumah warga kini beralih fungsi menjadi penginapan sementara bagi jemaah.

"Hampir seluruh rumah warga di dekat area masjid disewa oleh jemaah. Ini membuktikan bahwa Haul Habib Sholeh membawa keberkahan bagi semua lapisan masyarakat," tutur Fariqul.

Mengingat puncak acara jatuh pada Minggu (5/4), Fariqul mengimbau jemaah untuk tetap menjaga ketertiban, terutama terkait parkir kendaraan.

Baca Juga: Berikut Pejabat Pusat yang Hadir di Haul Habib Sholeh Tanggul 2026, Ada Siapa Saja?

"Kami memohon jemaah mengikuti arahan petugas agar tidak memicu kemacetan panjang di jalan utama. Semoga acara berjalan tertib hingga akhir," pungkasnya.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Habib Sholeh Tanggul #Jember #UMKM #Haul akbar #Haul Habib Sholeh