Radar Jember – Operasi pencarian orang hilang, M. Sheva Yusuf 22 asal Cianjur yang terseret ombak Pantai Papuma pada 28 Maret lalu masih berlanjut.
Sejumlah upaya dilakukan, termasuk mengandalkan nelayan yang memiliki jelajah cukup jauh.
Namun, lagi-lagi pencarian pada hari ketujuh, kemarin (2/4) kembali tak membuahkan hasil.
Sejak dikabarkan hilang, usai berfoto di bawah Bukit Siti Hinggil Pantai Papuma pada pagi hari (28/3).
Baca Juga: Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur
Pencarian langsung dilakukan, bahkan juga mengerahkan tim penyelam.
Sebab, di bawah Bukit Siti Hinggil tersebut terdapat cerukan yang ditakutkan jasad korban tersangkut dan tidak bisa keluar dari sana.
Namun, beberapa hari menyelam tidak ada tanda-tanda keberadaan korban di bawah air laut.
Upaya perluas pencarian juga dilakukan. Termasuk menyisir di pantai-pantai sekitar Papuma.
Baca Juga: Ini Langkah Kejari Bondowoso Dalam Lanjutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif Bank BRI
Kapolsek Wuluhan, Iptu Handoko Dardhak, mengatakan bahwa area pencarian terus diperluas.
“Pencarian hari ketujuh ini diperluas, mulai dari lokasi jatuhnya korban hingga ke tengah laut,” ujarnya.
Selain melibatkan tim SAR gabungan, pencarian juga dibantu oleh pihak keluarga korban yang turut menyisir sepanjang pantai.
Petugas juga telah berkoordinasi dengan para nelayan yang sedang melaut agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Sementara itu, Satiman, nelayan asal Payangan yang juga anggota SAR Rimba Laut, mengaku ikut melakukan penyisiran saat melaut.
Menurutnya, sejak kejadian korban jatuh dihantam ombak di kawasan Bukit Siti Hinggil, pihaknya terus berupaya melakukan pencarian sambil bekerja.
Baca Juga: Halalbihalal MKKS SMP Jember: Solidkan Sinergi Para Kepala Sekolah
“Kami menyisir saat berangkat dan pulang melaut, bahkan hingga ke wilayah Pantai Bandealit, Desa Andongrejo, dan Pantai Canga’an, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo,” ujarnya.
Namun demikian, hingga kini belum ada satu pun nelayan yang melaporkan adanya tanda-tanda kemunculan jasad korban.
Ia menambahkan, kondisi angin dalam beberapa hari terakhir yang mengarah ke timur turut memengaruhi proses pencarian. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh