Radar Jember - Sepanjang Tahun 2025 kemarin, berjalannya roda pemerintahan di Kabupaten Jember mencatatkan sejumlah rekor progresif. Mulai dari sektor pelayanan dasar, infrastruktur hingga pertumbuhan ekonomi.
Berbagai capaian positif itu tidak sekadar tumbuh, bahkan melampaui rata-rata pencapaian Jawa Timur maupun nasional. Salah satunya, pertumbuhan ekonomi yang menyentuh 5,47 persen, sekaligus catatan tertinggi dalam lima tahun terakhir.
"Angka-angka capaian sepanjang tahun 2025 ini Alhamdulillah sudah menunjukkan tren yang baik," kata Bupati Jember Muhammad Fawait, seusai membacakan nota penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025, di Rapat Paripurna DPRD Jember, Selasa (31/3).
Baca Juga: 116 Perkara Dieksekusi, Kejari Jember Musnahkan 73.776 Pil Koplo dan Hampir 1 Kg Sabu
Salah satu trend positif itu yakni perolehan PAD hingga Rp 1,058 Triliun, naik 135 persen dari tahun sebelumnya tanpa menaikan pajak.
Injeksi investasi pun mengalir deras sebesar Rp 2,57 Triliun, serta angka kemiskinan ditekan hingga 8,67 persen, titik terendah dalam satu dekade terakhir.
Kualitas hidup masyarakat pun meningkat melalui program seperti UHC Prioritas yang menjamin pengobatan gratis bagi 99,46 persen warga.
Transparansi juga diperkuat melalui platform Wadul Guse, yang telah menyelesaikan 86 persen dari belasan ribu aduan warga secara cepat.
Baca Juga: Nahkoda Baru, Plt Kajari Jember Muhammad Irwan Datuiding Tegas Tuntaskan Seluruh Perkara
Gus Fawait, mengakui ragam tren positif itu ada beberapa belum terkaver karena data cut off tahun 2025. Seperti program bidang pariwisata, intervensi kemiskinan, dan lainnya.
"Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Kita telah membangun fondasi yang kokoh untuk membawa Jember naik kelas ke level berikutnya," pungkas dia. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh