Radar Jember – Upaya pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Bondoyudo terus dilakukan.
Hingga hari ketiga kemarin (30/3), tim SAR gabungan masih menyisir sepanjang bibir Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, namun hasilnya masih nihil.
Kondisi itu pun sama dengan pencarian korban wisatawan asal Cianjur yang berlibur di Pantai Papuma.
Korban diketahui bernama Vardan Afgani, 15, pelajar kelas IX SMP asal Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Ia dilaporkan hilang sejak Sabtu (28/3) setelah terseret arus sungai.
Pencarian hari ketiga difokuskan dari aliran Sungai Bondoyudo hingga muara yang mengarah ke Pantai Paseban.
Sejak pagi, petugas gabungan dari Satpolair Polres Jember, Basarnas Jember, relawan, hingga keluarga korban telah menyisir area tersebut.
“Pencarian dilakukan di sepanjang bibir Pantai Paseban, karena arus sungai mengarah ke laut di kawasan ini. Namun hingga hari ketiga masih belum ditemukan,” ujar Iptu Agus Rianto, PS KBO Satpolair Polres Jember.
Bahkan, sejumlah anggota keluarga korban telah lebih dulu melakukan pencarian secara mandiri sejak pagi hari, berharap ada tanda-tanda keberadaan korban.
Peristiwa nahas ini bermula saat korban bersama keluarganya berkunjung ke kawasan selatan JLS Paseban.
Rombongan yang berjumlah sekitar 20 orang itu awalnya hendak menuju Pantai Pecak, Lumajang.
Mereka berangkat sekitar pukul 13.00 menggunakan dua kendaraan. Sebelum kejadian, rombongan sempat beristirahat dan makan di sebuah gubuk kosong di sekitar lokasi.
Namun, tak lama kemudian korban terseret arus Sungai Bondoyudo yang cukup deras hingga hilang.
Hingga, kemarin (3/3), tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian dengan menyisir area pantai dan muara sungai.
Baca Juga: Muscab ke-6 PKB Jember: Bidik 11 Kursi Pemilu 2029, Targetkan Struktur Ranting Tuntas Tahun Ini
Upaya akan terus dilanjutkan dengan harapan korban segera ditemukan. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh