Radar Jember - Momentum libur Lebaran masih menyisakan ancaman kebakaran bagi warga Jember.
Setelah insiden rumah terbakar pada H+4 Lebaran, Selasa (24/3) di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi.
Kini terjadi lagi dua peristiwa kebakaran di lokasi berbeda dalam waktu berdekatan.
Rangkaian kejadian ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat banyak rumah ditinggal atau aktivitas memasak meningkat selama masa liburan.
Baca Juga: Selang Kompor Putus Warung Mie di Balung Jember Terbakar
Pada Jumat kemarin (27/3), warga di Dusun Siwan Lor, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, mendadak heboh.
Sebab, terdapat kepulan asap dari warung gorengan milik Hayati yang berada di tepi jalan. Kebakaran yang cepat membesar itu, membuat warung tak bisa diselamatkan. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Petugas pemadam kebakaran dari pos kota yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Sehari sebelumnya, Kamis (26/3) sekitar pukul 15.00, kebakaran juga terjadi di Dusun Karanganyar, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung.
Baca Juga: Ujian Tanpa Tekanan: SMK IBU Pakusari Hadirkan Orang Tua di Kelas demi Redam Stres Siswa
Peristiwa ini sempat membuat panik warga setelah api tiba-tiba membesar dari sebuah warung mie di Jalan Rambipuji.
Warung Mie Sakera milik Untung diketahui terbakar akibat selang kompor gas LPG yang terputus saat digunakan memasak.
Percikan api dengan cepat menyambar dinding hingga merambat ke bagian atap dan plafon dapur berukuran 3 x 3 meter.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat api mulai membesar, karyawan warung berteriak meminta pertolongan.
Warga sekitar bersama karyawan sempat berupaya memadamkan api secara manual, namun kobaran api terus membesar.
Kapolsek Balung, Agus Sutriono, menjelaskan bahwa kebakaran dipicu kebocoran pada selang gas.
“Pada saat karyawan memasak mie, tiba-tiba selang dari tabung gas LPG ke kompor putus, sehingga api langsung menyambar,” ujarnya.
Baca Juga: Waspada Gelombang Tinggi: Satpol Air Polres Jember Larang Wisatawan Mandi di Pantai Selatan
Petugas kemudian menghubungi pemadam kebakaran. Satu unit mobil damkar dari Posko Ambulu diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sebelum merembet ke bangunan lain.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha kuliner, agar lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan memasak.
“Periksa secara rutin kondisi selang dan peralatan gas untuk menghindari kejadian serupa,” pungkas Agus. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh