Radar Jember – Ujian akhir biasanya menjadi momen yang menegangkan bagi siswa. Namun, suasana berbeda terlihat di SMK Islam Bustanul Ulum (IBU) Pakusari, Jember.
Pada hari terakhir ujian, para siswa justru mengerjakan soal dengan didampingi langsung oleh orang tua mereka di dalam ruang kelas.
Kebijakan unik itu diambil pihak sekolah setelah melihat padatnya rangkaian ujian yang harus dijalani siswa kelas XII selama dua pekan terakhir di bulan Ramadan.
Baca Juga: Okupansi Daop 9 Jember Melejit: 158 Ribu Tiket Ludes Terjual Jelang Libur Nyepi dan Lebaran 2026
Mulai dari ujian praktik, Uji Kompetensi Kejuruan (UKK), hingga tes akhir semester yang berlangsung beruntun. Kondisi tersebut membuat sebagian siswa mulai jenuh, bahkan mengalami tekanan saat menghadapi ujian.
Kepala SMK IBU Pakusari, Muhammad Muslim, mengatakan kehadiran orang tua di ruang ujian diharapkan mampu memberi dukungan moral kepada siswa.
“Kehadiran orang tua di sekolah kami harapkan bisa men-support semangat anak yang mulai jenuh bahkan stres karena banyaknya ujian berantai selama Ramadan,” ujarnya, Minggu (15/3).
Menurutnya, keberadaan orang tua yang duduk di samping siswa saat mengerjakan soal memberi dampak positif.
Baca Juga: Mudik Udara Jember 2026: Okupansi Fly Jaya Rute Jakarta Tembus 100 Persen Jelang Lebaran
Siswa terlihat lebih rileks, ceria, dan tidak tegang karena merasakan dukungan langsung dari keluarga. Bahkan, dari raut wajah mereka terlihat lebih tenang dan penuh senyum ketika menyelesaikan lembar ujian.
Muslim menambahkan, program ini baru pertama kali dilakukan sejak berdirinya Yayasan Pendidikan IBU Pakusari.
Sebanyak 531 siswa kelas XII mengikuti ujian akhir dengan didampingi jumlah orang tua yang sama.
Jika biasanya wali murid justru dilarang masuk ruang ujian, kali ini mereka menjadi bagian dari semangat yang membantu siswa melewati salah satu momen penting dalam perjalanan pendidikan mereka. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh