Radar Jember - Selain destinasi pantai, kawasan lereng Pegunungan Argopuro Jember juga menyimpan potensi menarik. Tak hanya menawarkan udara sejuk, tetapi juga pengalaman edukasi yang mendalam bagi para pelancong.
Salah satu destinasi unggulan yang kini tengah naik daun adalah Kebun Gunung Pasang yang berlokasi di Desa Suci, Kecamatan Panti, Jember. Kawasan wisata yang dikelola langsung oleh Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan milik Pemkab Jember.
Dalam sebuah kunjungan agen wisata beberapa pekan lalu, perwakilan Manajer Perkebunan Gunung Pasang, Bahirudin, menjelaskan bahwa daya tarik utama tempat ini adalah sinkronisasi antara wisata alam dan edukasi komoditas perkebunan.
Baca Juga: Perpani Jember Siapkan Seleksi Berdasarkan Skor, Jadi Penentu Siapa Berangkat ke Porprov Jatim 2027
Menurut dia, pengunjung diajak untuk mengenal lebih dekat tiga komoditas utama yang menjadi napas ekonomi perkebunan tersebut, yakni kopi, karet, dan cengkeh.
"Bisa mengenalkan destinasi di Gunung Pasang, utamanya nuansa alam dan tanaman produksi kami. Selama ini banyak wisatawan, terutama dari mancanegara, hanya tahu produk jadinya saja. Mereka tahu buah kopi, tapi tidak tahu pohonnya seperti apa. Di sini, kami mengenalkan mulai dari bentuk pohon hingga proses pengolahannya," katanya, saat ditemui, beberapa waktu lalu.
Paket trip yang ditawarkan pun tergolong unik dan interaktif. Wisatawan tidak hanya sekadar berjalan-jalan, tetapi juga bisa merasakan sensasi menyadap karet secara langsung hingga melihat proses pengolahan biji kopi di pabrik.
Baca Juga: Mudik ke Jember Kurang Pas Bila Tak Beli Cemilan Khas Ini
Namun demikian, tambah diam ia juga menilai potensi ini masih perlu mendapat atensi untuk terus dipromosikan. "Kami sudah menyiapkan paket yang mencakup pengenalan pohon cengkeh, karet, dan kopi, lengkap hingga ke tahap pengolahan di dalam kebun," tambahnya.
Kesan mendalam juga dirasakan oleh Tri Damayanti, salah satu pengunjung yang datang bersama koleganya. Sambil menikmati udara segar kaki Gunung Argopuro, ia mengagumi konsep wisata berbasis alam yang dikelola Pemkab Jember ini.
"Selama ini kita cuma minum kopi di kafe, tapi di sini kita belajar bagaimana sulitnya proses dari pohon sampai ke cangkir. Suasananya tenang, sangat cocok untuk healing bersama teman kantor setelah rutinitas yang padat, mungkin bisa lebih ditambah fasilitas dan digencarkan lagi promosinya," tambah Damayanti. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh