Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hasil Penyelidikan Terungkap, Ledakan Masjid Patrang Jember Dipicu Reaksi Zat Kimia

MUHAMMAD ADHI SURYA • Kamis, 26 Maret 2026 | 16:22 WIB
Tim gabungan yang terdiri dari Unit Identifikasi, Tim Labfor Polda Jawa Timur, Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Timur, Tim Jibom Gegana Korbrimob Polri, Satbrimob Polda Jawa timur serta Satreskrim Polres Jember, olah TKP. (M ADHI SURYA/RADAR JEMBER)
Tim gabungan yang terdiri dari Unit Identifikasi, Tim Labfor Polda Jatim, Direktorat Reserse Kriminal Polda Jatim, Tim Jibom Gegana Korbrimob, Satbrimob Polda Jatim serta Satreskrim Polres Jember, olah TKP. (M ADHI SURYA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Dentuman keras yang sempat membuat warga Patrang berhamburan keluar rumah beberapa waktu lalu akhirnya mulai terjawab. 

Polisi memastikan, peristiwa ledakan di sebuah masjid di Kecamatan Patrang itu, bukan berasal dari bahan peledak atau bom rakitan sejenisnya.

Perkembangan terbaru itu disampaikan langsung Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra dalam konferensi pers, Kamis (26/3).

Baca Juga: CEK FAKTA! Ledakan Saat Tarawih Gegerkan Masjid Raya Pesona di Kelurahan Patrang Jember

Ia menjelaskan penyelidikan dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang melibatkan Unit Identifikasi, Tim Labfor Polda Jawa Timur, Direktorat Reserse Kriminal Polda Jatim, Tim Jibom Gegana Korbrimob Polri, Satbrimob Polda Jatim, serta Satreskrim Polres Jember.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (16/3) sekitar pukul 20.00. 

Suara ledakan yang terdengar mendadak sempat memicu kepanikan warga sekitar karena berasal dari area masjid yang saat itu sedang melangsungkan ibadah salat tarawih.

Baca Juga: Mencekam di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid di Jember Ini

Setelah kejadian, aparat kepolisian langsung mensterilkan lokasi dan memasang garis polisi guna kepentingan olah tempat kejadian perkara. 

Pemeriksaan dilakukan secara bertahap untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan yang membahayakan masyarakat.

Kapolres menyebut, area masjid kini telah dinyatakan aman dan kembali difungsikan. 

Garis polisi dilepas sehari setelah kejadian, tepatnya Selasa (17/3), usai tim forensik menyelesaikan pemeriksaan awal.

“Setelah olah TKP selesai, anggota bersama warga melaksanakan kerja bakti membersihkan sisa-sisa ledakan. Saat ini masyarakat sudah bisa kembali menggunakan masjid untuk beribadah,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi memastikan tidak ditemukan unsur bahan peledak dalam peristiwa tersebut. 

Lebih lanjut, hasil penyelidikan sementara dari tim gabungan memastikan bahwa tidak ditemukan adanya unsur bahan peledak dalam kejadian tersebut. 

Baca Juga: Begini Kata Kapolda Jatim Usai Tragedi Ledakan Masjid di Jember

Zat yang diduga menjadi pemicu berada di dalam almari besi, di antaranya senyawa seperti Sodium Perchlorate (NaCIO4) dan Poly (Bisphenol A-co-epichlorohydrin). 

Kedua zat tersebut diduga mengalami perubahan suhu atau peningkatan temperatur yang memicu terjadinya ledakan. (dhi)

Editor : M ADHI SURYA
#ledakan jember #ledakan masjid jember #masjid patrang jember #Jember #kapal #Polres Jember #kapolda jatim