Radar Jember - Rencana pemerintah yang akan memugar tampilan Pasar Tanjung sejauh ini terus bergulir dan dinantikan realisasinya.
Kepastian itu setelah Jember menerima lawatan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, guna meninjau sejumlah infrastruktur yang butuh sentuhan APBN pusat, beberapa pekan lalu (22/02).
Saat itu, Dody menyatakan bahwa rencana awal revitalisasi kemungkinan besar akan berkembang menjadi pembangunan total gedung pasar yang berlokasi persis di jantung kota ini.
Baca Juga: Okupansi Daop 9 Jember Melejit: 158 Ribu Tiket Ludes Terjual Jelang Libur Nyepi dan Lebaran 2026
Ia menilai, kondisi bangunan saat ini memerlukan pembaruan menyeluruh. Tidak hanya soal fisik, tapi juga soal identitas daerah.
Ia menghendaki pasar tradisional terbesar di Jember ini mengusung kearifan arsitektur lokal yang menarik secara visual.
"Supaya pasar yang kita bangun ke depan itu fasadnya adalah fasad Pemerintah Kabupaten Jember, bukan fasad orang Jakarta," katanya kepada wartawan, yang saat itu ditemani Bupati Jember Muhammad Fawait, (22/02).
Rencana ini bukan tanpa tantangan. Salah satu yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah yakni bagaimana merelokasi pedagang saat pasar yang beroperasi aktif 24 jam itu harus dipindah sementara waktu.
Baca Juga: Mudik Udara Jember 2026: Okupansi Fly Jaya Rute Jakarta Tembus 100 Persen Jelang Lebaran
"Kita minta Bupati nanti melakukan sosialisasi dulu, agar aktifitas pedagang tidak sampai terhenti ketika pasar dibangun," pintanya.
Ia menargetkan proses lelang bisa segera dilaksanakan setelah dokumen teknis (DED) dinyatakan rampung. "Pemerintah sudah mulai harus mensosialisasikan kepada para pedagang, karena mereka tidak boleh terhenti kehidupan ekonominya," tambah Dody.
Bupati Fawait saat itu merespon positif inisiatif Menteri PU untuk memugar total tampilan Pasar Tanjung. Meski belum menyiapkan skema relokasi, namun ia menyatakan dukungannya mewujudkan memoles wajah pasar tradisional tersebut.
"Kita sebelumnya sudah mengawali dengan menurunkan retribusi pasar, meringankan masyarakat. Tentu rencana perbaikan ini nanti kita dukung sepenuhnya," pungkas Gus Fawait. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh