Solusi Macet Mangli: Menteri PU Restui Pembangunan Flyover 1,1 KM dengan Estimasi Rp 800 Miliar

Sidkin • Dipublikasikan Selasa, 24 Maret 2026 | 07:00 WIB
defaultSIMPANG MANGLI: Foto dari udara perempatan Mangli yang menjadi salah satu simpul kemacetan di Jember. Rencananya perempatan itu akan dibangun jalan layang atau flyover. (YULIO FA/RADAR JEMBER)
defaultSIMPANG MANGLI: Foto dari udara perempatan Mangli yang menjadi salah satu simpul kemacetan di Jember. Rencananya perempatan itu akan dibangun jalan layang atau flyover. (YULIO FA/RADAR JEMBER)sidk

Radar Jember - Kemacetan di Simpang Empat Mangli, Kecamatan Kaliwates, sudah lama menjadi “simpul kusut” lalu lintas di Jember. Arus kendaraan dari arah barat, selatan, kota, hingga utara bertemu dalam satu titik yang sama setiap hari.

Kondisi itu bukan hanya membuat perjalanan warga tersendat, tetapi juga dinilai bisa memengaruhi minat investasi ke Jember.

Rencana pembangunan jalan layang atau flyover di kawasan tersebut pun kembali menguat. Hal itu mengemuka saat Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke Jember dan meninjau langsung lokasi rencana pembangunan.

Baca Juga: Respon Gus Fawait Terkait Ledakan di Masjid Patrang Jember: Minta Warga Tetap Tenang dan Tidak Spekulasi Berlebih

Dalam kesempatan itu, ia menyebut usulan pembangunan flyover berasal dari pemerintah daerah. “Ada usulan dari Pak Bupati untuk membangun flyover. Sebetulnya kalau dari hitungan kami antara perlu dan tidak perlu,” katanya saat mengunjungi Jember, Minggu (22/2).

Secara teknis, Kementerian PU menilai kepadatan kendaraan di Simpang Empat Mangli sebenarnya masih bisa diatur melalui rekayasa lalu lintas. Namun proyeksi pertumbuhan kawasan industri di Jember membuat kebutuhan infrastruktur baru menjadi pertimbangan.

“Sebetulnya simpang ini masih bisa diatur supaya tidak terlalu ramai. Tapi sudahlah, Pak Bupati jauh lebih tahu apa yang terbaik bagi rakyatnya,” terang Dody.

Menurutnya, rencana pembangunan flyover juga berkaitan dengan arah pembangunan daerah yang ingin mendorong industrialisasi.

Baca Juga: Warga Bondowoso yang Hendak Mudik Ada Pelayanan Gratis Penitipan Kendaraan di Polres dan Polsek

Infrastruktur jalan yang memadai dinilai penting untuk memperlancar distribusi barang, mengingat Jember tidak memiliki pelabuhan.

“Makanya saya sarankan ke Pak Bupati kalau mau bangun flyover, yang panjang sekalian, sekiranya dua puluh tahun mendatang masih aman,” ujarnya.

Rencana awal, flyover Mangli akan dibangun dengan empat jalur agar kapasitasnya cukup untuk jangka panjang. Jika hanya dua jalur, kepadatan kendaraan dikhawatirkan akan kembali terjadi dalam waktu singkat.

“Bikin empat jalur sekalian. Jadi sampai dengan 20 tahun mendatang masih aman. Tapi kalau hanya dua jalur, lima tahun saja sudah penuh lagi,” ulasnya.

Flyover tersebut dirancang sepanjang sekitar 1,1 kilometer dengan estimasi anggaran Rp700–800 miliar. Meski demikian, sebelum proyek dimulai pemerintah daerah diminta menuntaskan pembebasan lahan yang dibutuhkan.

Baca Juga: Begini Kata Kapolda Jatim Usai Tragedi Ledakan Masjid di Jember

“Saya minta lahannya yang diperlukan untuk membangun 1,1 kilometer flyover ini disiapkan. Beliau (Bupati, Red) sudah menyetujui,” tegas Dody. (kin/dwi)

Kondisi Simpang Empat Mangli 

Durasi Lampu Lalu Lintas

Dari Arah Selatan (Jenggawah)

 Dari Arah Barat (Rambipuji)

Dari Arah Utara (Panti)

Dari Arah Timur (Kota Jember)

·         Kondisi jalan lebih lebar

Editor : Imron Hidayatullahh
Dody Hanggodo Pemkab Jember Jember menteri pupr Flyover Mangli