KALIWATES, Radar Jember - Suasana haru dan sukacita menyelimuti Jalan Sudarman, Halaman Kantor Pemkab Jember, pada Kamis (19/3/2026) siang.
Ratusan warga tampak bersiap memulai perjalanan pulang kampung melalui program "Mudik-Balik Gratis 2026" yang diinisiasi oleh pemerintah daerah.
Para pemudik yang berasal dari berbagai kalangan dan kelompok usia ini bukan saja peserta dari program pemerintah daerah, namun masyarakat yang mendambakan kenyamanan menuju kampung halaman tanpa harus bertaruh nyawa di jalanan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember mencatat, sedikitnya ada 516 pemudik telah mengamankan kursi mereka di dalam 9 armada bus kelas premium yang disiapkan untuk menempuh berbagai rute strategis.
Kepala Dishub Jember Gatot Triyono, memastikan bahwa mobilitas tahun ini menjangkau titik-titik krusial arus mudik.
"Kami menyiapkan kurang lebih 9 armada bus dengan empat rute tujuan utama, yakni Jakarta – Jember, Bali – Jember, serta rute pulang-pergi (PP) untuk Jember – Madura dan Jember – Mataraman," kata Gatot, di sela-sela keberangkatan pemudik.
Fasilitas yang diberikan kepada para pemudik ini cukup mewah.
Pemkab Jember memanjakan warganya dengan layanan kesehatan gratis sebelum naik ke bus untuk memastikan kondisi fisik pemudik dalam keadaan prima.
Selain itu, setiap penumpang dibekali dengan paket makanan dan minuman untuk berbuka puasa, sehingga perjalanan panjang pun terasa lebih ringan.
Gatot meyakinkan, langkah ini bukan sekadar bantuan transportasi, tapi strategi besar Pemkab Jember dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Fokus utamanya adalah membujuk masyarakat agar beralih dari penggunaan kendaraan roda dua yang berisiko tinggi ke transportasi massal yang lebih terjamin keamanannya.
"Tujuan kami jelas, yakni memberikan angkutan yang aman dan nyaman, mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, serta menekan angka kecelakaan bagi pengguna kendaraan pribadi," katanya.
Melihat antusiasme warga yang begitu membludak, program ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini.
Gatot menyebut, ada sinyal kuat bahwa cakupan layanan akan diperluas di masa mendatang, seiring dengan evaluasi dan kebijakan dari Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait.
"Alhamdulillah, antusiasme warga sangat luar biasa. Kami berharap ke depannya ada kebijakan untuk menambah kuota dan rute-rute baru agar lebih banyak masyarakat yang terbantu," tambah Gatot.
Editor : Maulana RJ