Anggota Komisi C DPRD Jember Anggun Tri Utami mendorong pemerintah daerah mempercepat perbaikan jalan yang rusak agar perjalanan masyarakat tetap aman.
Baca Juga: Jadi Primadona Warga Jember, Kurma Mesir Laris Manis Diborong untuk Bingkisan Lebaran
Ia menilai kualitas jalan sangat berpengaruh terhadap kelancaran mobilitas warga, terutama saat momen Lebaran ketika aktivitas perjalanan meningkat tajam.
Tidak hanya jalur utama, Anggun juga menyoroti ruas jalan di desa juga perlu mendapat perhatian yang sama. “Harapannya perbaikan terus dilakukan. Karena dengan adanya akses jalan yang bagus, itu juga mempermudah mobilitas, baik yang mudik antarkota maupun mudik di sekitaran,” ujarnya.
Menurut Anggun, meningkatnya arus kendaraan menjelang hari raya membuat kondisi jalan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan pengguna jalan. Karena itu, pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada kawasan yang ramai dilalui kendaraan.
“Sampai (jalan,Red) di pelosok-pelosok juga harus diperhatikan,” tegas Anggun.
Politisi PKB ini juga mendorong pemerintah daerah untuk menginformasikan jalur alternatif kepada masyarakat.
Baca Juga: Police Line Dibuka, Polres Jember Pastikan Tak Kurangi Proses Hukum
Sosialisasi jalur pengalihan dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan perkotaan saat arus perjalanan meningkat. “Kalau memang ada jalur alternatif, ya disosialisasikan, supaya juga mengurangi kepadatan yang ada di area kota,” katanya.
Selain perbaikan fisik, pemasangan rambu peringatan di titik-titik kerusakan jalan juga jadi hal yang penting.
Langkah tersebut diperlukan agar pengendara lebih waspada ketika melintas di ruas yang belum sempat diperbaiki.
Penandaan jalan rusak juga menjadi bagian dari tanggung jawab penyelenggara jalan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Aturan tersebut mewajibkan penyelenggara jalan segera memperbaiki kerusakan atau memasang tanda peringatan sebagai langkah antisipasi. (kin/dwi)
Editor : M. Ainul Budi