Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jadi Primadona Warga Jember, Kurma Mesir Laris Manis Diborong untuk Bingkisan Lebaran

Maulana RJ • Selasa, 17 Maret 2026 | 03:30 WIB
KEBANJIRAN ORDERAN: Sejumlah toko kurma di Pasar Tanjung yang belakangan terus diserbu pengunjung mulai awal Ramadhan, hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 ini. (MAULANA/RADAR JEMBER)
KEBANJIRAN ORDERAN: Sejumlah toko kurma di Pasar Tanjung yang belakangan terus diserbu pengunjung mulai awal Ramadhan, hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 ini. (MAULANA/RADAR JEMBER)

Radar Jember Kesibukan di Pasar Tanjung semakin terlihat sejak beberapa hari terakhir seiring semakin dekatnya Lebaran Idulfitri.

Dari sekian toko yang melayani pembeli, toko makanan, utamanya kurma, menjadi salah satu yang nyaris tidak pernah sepi.

Di antara tumpukan sembako dan sayur mayur, butiran-butiran cokelat mengkilap yang tersusun rapi di etalase toko seolah menjadi magnet bagi setiap pasang mata yang melintas.

Itulah kurma, buah khas Timur Tengah ini bukan sekadar makanan, tapi seperti menjadi simbol kehangatan masyarakat dan bulan suci Ramadan.

Baca Juga: Sahur Bersama di Pendapa, Bupati Gus Fawait Perkuat Jalur Aspirasi Pondok Pesantren se Jember

Saat Bulan Puasa ini, suasana gerai milik Alwi Al-Habsji tampak lebih sibuk dari biasanya. Deretan karton kurma bertumpuk setinggi dada.

Sementara para pelayan dengan sigap menimbang pesanan para pembeli yang datang silih berganti.

Meski sempat dihantui kekhawatiran akibat pembatasan impor, kini pasokan kurma kembali melimpah. Hal itu memenuhi dahaga warga akan takjil wajib di meja makan mereka sebelum berbuka puasa.

"Ini saya sedang beli kurma jenis Palestine untuk persiapan puasa," aku Nailin, salah satu pelanggan setia yang datang ke toko, pagi itu, belum lama ini.

Baca Juga: Arus Mudik Bali-Jember Memuncak: Jalur Gunung Gumitir Dipadati Motor dan Travel Sejak Dini Hari

Di sudut lain, tangan-tangan pembeli sibuk memilih antara tekstur kurma yang lembut hingga yang sedikit renyah.

Ada yang memboyong kemasan kecil untuk konsumsi pribadi, namun tak sedikit yang memborong berlusin-lusin karton untuk dibagikan sebagai bingkisan.

Kurma seolah telah menyatukan kegembiraan masyarakat setiap kali perayaan Ramadan dan Idulfitri.

Alwi Al-Habsji, sang pemilik gerai toko kurma di Pasar Tanjung, tersenyum lebar melihat antusiasme yang melonjak tajam dibanding hari-hari biasa.

Baginya, lonjakan omzet ini adalah berkah tahunan yang selalu dinanti. Hal itu menandakan geliat ekonomi warga Jember yang semakin menguat menjelang puasa.

"Alhamdulillah ada peningkatan dari hari biasa, sekitar 60 persen," ungkap Alwi saat menjelaskan kondisi penjualannya di pekan ini.

Baca Juga: Larangan Diabaikan: Puluhan Truk Gandeng Masih Mengular di Jalur Jember-Banyuwangi Meski Operasi Ketupat Dimulai

Primadona di kurma di Pasar Tanjung ternyata masih dipegang oleh varian kurma Mesir.

Harganya yang bersahabat, sekitar Rp 220 ribu per sepuluh kilogram, menjadikannya pilihan utama bagi mereka yang ingin berbagi dalam jumlah besar.

Namun, bagi pencari kualitas premium, kurma Ajwa dengan warna hitam pekat etap berdiri gagah di kelasnya, meskipun dibanderol dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Antrean pembeli yang terus mengular membuktikan bahwa tradisi mengonsumsi buah nabi ini tak lekang oleh waktu.

Baca Juga: Antisipasi Macet Akut, Polres Jember Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional di Simpang Mangli

Bagi warga Jember, membeli kurma adalah ritual awal untuk menyucikan hati dan mempersiapkan fisik sebelum memasuki masa menahan lapar dan dahaga.

"Kalau dari tahun ke tahun, tetap ya, yang paling diminati itu Kurma Mesir. " sebut Alwi sembari melayani pelanggan.

Kini, setiap butir kurma yang berpindah tangan membawa harapan akan ibadah yang lancar di bulan penuh ampunan nanti.

Kehadiran buah mungil ini telah memastikan bahwa di setiap sudut rumah warga Jember, manisnya Ramadan akan segera terasa.

"Soalnya kalau tanpa kurma, rasanya kayak kurang Ramadan gitu," pungkas Nailin menutup pembicaraan. (mau/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Lebaran #kurma ajwa #kruma mesir #Ramadan #kurma #timur tengah #pasar tanjung #idulfitri