Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Batasi Pendonor A dan B, Stok Darah Aman, PMI Jember Tetap Jemput ke Pelosok

Sidkin • Rabu, 11 Maret 2026 | 13:03 WIB

JEMPUT BOLA: Aktivitas donor darah di Masjid Mukhlisin, Desa/Kecamatan Silo, Minggu malam (8/3). UDD PMI Jember terus menjemput bola agar stok darah jelang Lebaran aman.
JEMPUT BOLA: Aktivitas donor darah di Masjid Mukhlisin, Desa/Kecamatan Silo, Minggu malam (8/3). UDD PMI Jember terus menjemput bola agar stok darah jelang Lebaran aman.

SILO, Radar Jember – Stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Jember saat ini dalam kondisi aman.

Bahkan untuk beberapa golongan darah, persediaannya tergolong cukup melimpah. Karena itu, PMI untuk sementara membatasi pendonor dengan golongan darah tertentu agar distribusi stok tetap seimbang.

Berdasar data UDD PMI Jember per Senin (9/3) pukul 10.30. Stok darah golongan A tercatat sebanyak 515 kantong dan golongan B mencapai 462 kantong.

Sementara untuk golongan O tersedia 361 kantong dan golongan AB sebanyak 173 kantong.

Dengan kondisi tersebut, PMI sementara lebih memprioritaskan pendonor dengan golongan darah yang stoknya tidak terlalu banyak.

Meski begitu, PMI tetap menggelar kegiatan donor darah untuk menjaga keberlanjutan stok darah.

Salah satunya melalui kegiatan donor darah Ramadan yang digelar di Masjid Mukhlisin, dekat Pasar Silo, Kecamatan Silo. Kegiatan ini diikuti warga setempat yang antusias mendonorkan darahnya.

Ketua PMI Kecamatan Silo yang juga Sekretaris PMI Kecamatan Silo, Purnomo Setyabudi, mengatakan, kegiatan donor ini berhasil mengumpulkan 13 kantong darah.

Jumlah tersebut sebenarnya berpotensi lebih banyak, tetapi sebagian calon pendonor tidak diperkenankan mendonor.

Sebab, golongan darahnya sedang dibatasi.

“Memang sebenarnya bisa lebih banyak, tapi pendonor golongan A dan B sementara belum diperbolehkan karena stoknya masih cukup,” ujarnya.

Menurut Purnomo, pembatasan tersebut sempat membuat beberapa warga harus menunda niatnya untuk berdonor. Salah satunya seorang kepala dusun yang sudah datang dengan semangat untuk menyumbangkan darahnya.

Ke depan, PMI Kecamatan Silo juga berencana memperluas gerakan donor darah melalui program kampung donor.

Salah satu desa yang akan segera diaktifkan adalah Desa Sidomulyo.

Tujuannya agar partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah semakin luas. (kin/dwi)

 

Editor : M. Ainul Budi
#stok darah #Jember #PMI