GUGUT, Radar Jember – Sungai Dinoyo yang sempat meluap dan menggenangi rumah warga di Dusun Krajan, Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, kini dilakukan normalisasi. Langkah ini dilakukan agar daya tampung air Sungai Dinoyo meningkat.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Sungai Dinoyo menyebabkan air sungai meluap hingga masuk ke permukiman warga pada Senin (2/3) lalu.
Akibatnya, puluhan rumah warga terdampak genangan air bercampur lumpur.
Air yang meluap tidak hanya menggenangi pekarangan, tetapi juga halaman rumah warga. Dampak banjir terparah berada di Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Sungai Dinoyo yang sebelumnya pernah dinormalisasi beberapa tahun lalu kembali dilakukan.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kemarin (10/3) alat berat diturunkan ke Sungai Dinoyo. Sedimen lumpur yang mengendap itu diangkat.
Ali Purnomo, Ketua RT 003/RW 011 Dusun Krajan, Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji mengatakan, dengan dilakukannya normalisasi sungai, warga mulai merasa lebih tenang.
“Dengan normalisasi ini aliran sungai sudah bisa berpindah. Sehingga saat hujan deras air tidak lagi mengarah ke pekarangan rumah warga,” ujarnya.
Ia berharap, setelah normalisasi dilakukan, aliran air sungai dapat mengarah ke sudetan baru yang telah dibuat sebelumnya.
“Semoga setelah normalisasi ini air mengarah ke sudetan baru. Karena beberapa tahun lalu sungai ini juga pernah dipasang tangkis,” pungkasnya. (jum/dwi)
Editor : M. Ainul Budi