Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sumur Warga Gugut Tercemar Lumpur Banjir, PMI Jember Gerak Cepat Suplai Air Bersih ke Dusun Krajan!

Sidkin • Kamis, 5 Maret 2026 | 05:00 WIB

KEBUTUHAN PENTING: Petugas PMI Jember mengisi air bersih di tandon untuk warga terdampak banjir luapan Sungai Dinoyo di Dusun Krajan, Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji.
KEBUTUHAN PENTING: Petugas PMI Jember mengisi air bersih di tandon untuk warga terdampak banjir luapan Sungai Dinoyo di Dusun Krajan, Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji.

Radar Jember – Air bercampur lumpur masih menggenang di sebagian Dusun Krajan, Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji. '

Sumur-sumur warga masih keruh, tak lagi layak digunakan untuk minum maupun kebutuhan harian lainnya.

Di tengah kondisi itu, distribusi air bersih menjadi harapan paling mendesak.

Desa Gugut menjadi salah satu desa yang terdampak banjir luapan Sungai Dinoyo pada Senin (2/3) malam.

Sedikitnya 45 kepala keluarga (KK) terdampak langsung akibat air yang masuk ke rumah-rumah warga.

Hal itu menyebabkan sumur warga tak bisa lagi digunakan untuk kebutuhan air bersih. Palang Merah Indonesia (PMI) Jember turun langsung untuk dropping air bersih tersebut.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana (PB) PMI Jember Narto mengatakan, tim langsung terjun ke lapangan untuk mengkaji cepat dan penanganan darurat.

“Fokus utama kami adalah memastikan warga tetap memiliki akses air bersih untuk kebutuhan sanitasi dan konsumsi, mengingat sumur warga mengalami pencemaran banjir,” ujarnya.

Hasil pengecekan lapangan menunjukkan persoalan utama bukan lagi genangan air, melainkan tercemarnya sumber air bersih warga.

Lumpur yang masuk ke dalam sumur membuat air berubah warna dan berbau. Kondisi ini berisiko menimbulkan gangguan kesehatan jika tetap digunakan tanpa penanganan.

Penanganan darurat dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember. BPBD menempatkan empat unit tandon air di Dusun Krajan.

Sementara itu, PMI bertugas menyuplai air bersih secara berkala menggunakan armada mobil tangki.

Skema ini disiapkan agar kebutuhan air warga tetap terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung.

Sejak Selasa sore (3/3), distribusi air bersih mulai dilakukan dengan pengisian empat tandon sekaligus.

Pengisian akan terus dilakukan setiap hari hingga kondisi sumur warga kembali normal. PMI memastikan respons cepat selalu menjadi prioritas setiap terjadi bencana.

“Jika sewaktu-waktu ada kejadian seperti banjir luapan Sungai Dinoyo, tim tanggap darurat PMI Jember langsung meluncur ke lokasi,” kata Zainollah, Ketua PMI Jember.

Selain distribusi air bersih, relawan PMI juga melakukan assessment lanjutan terhadap sumur-sumur warga.

Langkah ini menjadi bagian dari rencana normalisasi agar sumber air bisa kembali dimanfaatkan.

Proses pembersihan dan pemulihan sumur akan dilakukan bertahap sesuai kondisi lapangan. (kin/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#PMI Jember #Jember #Luapan #korban banjir #bantuan air bersih #Drop Air