Radar Jember - Di tengah menghangatnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, aktivitas ibadah di Tanah Suci dikabarkan tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti.
Dari Arab Saudi, Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan kabar sejuk bagi keluarga jemaah umrah tanah air mengenai kondisi terkini di sana.
Dikatakan, meski beberapa negara tetangga mulai melakukan pembatasan atau penutupan wilayah udara, otoritas Arab Saudi sejauh ini belum mengambil kebijakan serupa.
Hal ini memberikan kepastian bagi kelancaran arus keberangkatan maupun kepulangan jemaah umrah asal Indonesia, khususnya yang menggunakan jalur penerbangan langsung.
"Di sini, insyaallah masih kondusif ya. Di Timur Tengah memang kita tahu ada beberapa negara yang menutup areal udaranya. Tapi Arab Saudi sampai hari ini, sampai malam ini, masih tidak membuat kebijakan yang sama," kata Bupati Fawait, saat memberikan keterangan terkait kondisi terkini di tanah suci, di sela-sela melakukan ibadah Umrah, Jumat (28/2) waktu setempat.
Kondusivitas ini sangat penting mengingat banyaknya jemaah asal Jember yang tengah menunaikan ibadah di Makkah dan Madinah.
Gus Fawait, sapaan akrab dia, mengemukakan fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh warga negara Indonesia (WNI), khususnya yang berasal dari Kabupaten Jember, yang kemungkinan sedang berada di kawasan terdampak konflik tersebut.
"Tentu kami tadi setelah mendapatkan laporan, kami segera berkoordinasi dengan KBRI bahwa kami ingin mengecek apakah ada Warga Negara Republik Indonesia yang dari Jember," katanya.
Selain pemantauan data, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Ia mengimbau agar keluarga di rumah tidak perlu merasa cemas berlebihan karena jalur transportasi udara menuju Indonesia tetap terbuka dan beroperasi secara reguler. Ia juga memohon doa dari masyarakat agar bisa berangsur-angsur pulih.
"Kami mengabarkan bahwa semua di sini masih sangat kondusif. Kami mohon doa, mudah-mudahan bisa segera kembali pulih dan keluarga jemaah-jemaah umroh yang di Jember tetap tenang karena di sini masih tetap sangat kondusif," imbuh Gus Fawait.
Sebagaimana diketahui, Bupati Gus Fawait sedang cuti untuk menunaikan ibadah umrah bersama rombongan/jamaah dari biro travel Al Furqon Indo Wisata, dan berangkat pekan lalu Rabu (25/2).
Sedianya, selama sepekan Gus Fawait menunaikan ibadah umrah dan dijadwalkan kembali ke tanah air pada pekan ini, Kamis (5/03). Hal itu dikemukakan oleh Abdul Rahman, salah satu jamaah umrah yang menemani Gus Fawait.
"Kabar kami (Bupati Fawait dan rombongan) Alhamdulillah. Insyaallah tanggal 5 Maret ini sudah di Indonesia," katanya.
Pihak travel umrah juga memberi penjelasan mengenai rencana kepulangan rombongan umrah yang diikuti Bupati Fawait tersebut. Meski begitu, pihak travel juga menanti kondisi terkini dan informasi resmi dari maskapai.
"Sementara ini belum ada info lebih lanjut nggeh dari maskapai," tambah biro Al Furqon Indo Wisata, saat memberikan keterangan via pesan singkat, Minggu (1/3). (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh