Radar Jember – Setelah cukup lama kosong, kursi Wakil Ketua DPRD Jember akhirnya menemukan pengganti.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (NasDem) menunjuk Fatmawati untuk menggantikan Dedy Dwi Setiawan yang tersangkut perkara dugaan korupsi makanan dan minuman sosraperda.
Keputusan itu sekaligus mengakhiri spekulasi siapa kader yang akan mengisi posisi strategis tersebut.
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Jember mengajukan tiga nama ke tingkat wilayah sebagai kandidat pengganti.
Mereka adalah Ketua Fraksi NasDem David Handoko Seto, Ketua Komisi A Budi Wicaksono, dan anggota Komisi D Fatmawati.
Sebenarnya, ada lima anggota fraksi yang semua memiliki peluang. Namun, hanya tiga orang yang menyatakan kesiapan.
Usulan tersebut kemudian diteruskan hingga ke tingkat pusat untuk diputuskan. Surat keputusan lama yang sebelumnya menetapkan Dedy Dwi Setiawan resmi dicabut.
"SK yang lama sudah dicabut. DPP memilih Fatmawati sebagai wakil ketua DPRD Jember yang baru,” kata Bambang Haryanto, Sekretaris DPD NasDem Jember, kemarin.
Menurutnya, surat keputusan dari pusat itu sudah diserahkan ke DPRD Jember sejak pekan lalu. Saat ini partai tinggal menunggu proses administrasi dan penjadwalan pelantikan.
Bambang mengatakan, posisi wakil pimpinan dinilai mendesak karena berkaitan langsung dengan kelancaran kerja lembaga legislatif.
“Wakil pimpinan ini urgen dibutuhkan masyarakat, makanya kami dorong segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Terkait alasan pusat memilih Fatmawati, DPD mengaku tidak mengetahui indikator penilaian secara terperinci.
Penentuan pimpinan dewan sepenuhnya menjadi kewenangan DPP. Namun, partai memastikan seluruh kandidat memiliki kapasitas yang sama baiknya.
“Semua yang diusulkan punya kemampuan, tetapi ranah penilaiannya memang di DPP,” katanya.
DPD NasDem Jember berharap kekosongan jabatan tidak berlarut karena berdampak pada pelayanan publik.
Dengan lengkapnya unsur pimpinan, agenda dan fungsi pengawasan dewan dapat kembali berjalan optimal.
“Agar tugas-tugas sebagai wakil pimpinan maupun secara kelembagaan segera berjalan dan kepentingan masyarakat lancar,” terangnya.
Partai juga berpesan agar Fatmawati segera beradaptasi setelah resmi dilantik nanti. Ia diminta menjalin komunikasi dengan pimpinan lain dan membangun kolaborasi internal.
“Pesannya Kak Fatmawati segera adaptasi dan berkolaborasi agar tupoksi pimpinan tidak pincang lagi karena sudah lengkap,” pungkasnya. (kin/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh