Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ada Saja Ide Nakal Pemuda di Jember Ini! Balap Liar Berkedok Ngabuburit, Jalan Desa Jatimulyo – Pontang Jadi Arena Dadakan

Jumai RJ • Selasa, 24 Februari 2026 | 15:53 WIB

 

TERJARING OPERASI: Puluhan motor hasil razia balap liar diamankan di halaman Polsek Jenggawah. Pemilik diwajibkan mengembalikan kendaraan ke kondisi standar sebelum bisa dibawa pulang.
TERJARING OPERASI: Puluhan motor hasil razia balap liar diamankan di halaman Polsek Jenggawah. Pemilik diwajibkan mengembalikan kendaraan ke kondisi standar sebelum bisa dibawa pulang.

JENGGAWAH, Radar Jember – Tradisi ngabuburit di bulan suci Ramadan kembali diwarnai aksi balap liar. Sejumlah remaja nekat memacu sepeda motor di jalan aspal Dusun Darus Salam, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, Jumat (20/2) sore.

Aksi tersebut bukan sekadar membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lain. Bahkan, sempat dilaporkan ada pengendara yang nyaris menjadi korban setelah terserempet pembalap liar.

Mendapat laporan warga, jajaran Polsek Jenggawah bergerak cepat. Razia digelar pada hari kedua puasa sekitar pukul 16.00.

Operasi dipimpin langsung Kapolsek Jenggawah Iptu Andi Ferry Christian bersama Kanitreskrim Aiptu A. Rinto.

Petugas lebih dulu mengepung lokasi dari dua arah, utara dan selatan. Meski sempat ada informasi razia yang bocor sehingga beberapa kendaraan kabur lebih dulu, puluhan sepeda motor tetap berhasil diamankan.

“Sedikitnya ada 25 unit sepeda motor berbagai merek yang kami amankan,” ujar Iptu Andi Ferry Christian.

Mayoritas kendaraan yang terjaring dalam kondisi tidak standar. Ada yang menggunakan knalpot brong, motor protolan, hingga kendaraan tanpa spion, dan kelengkapan lainnya. Menurut Ferry, balap liar tersebut sangat meresahkan karena menggunakan jalan umum penghubung Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah dengan Desa Pontang, Kecamatan Ambulu.

Selain mengganggu ketertiban umum di bulan Ramadan, aksi itu juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Seluruh kendaraan yang diamankan hanya bisa diambil pemiliknya dengan menunjukkan STNK dan BPKB.

Tak hanya itu, motor yang dimodifikasi atau menggunakan knalpot brong wajib dikembalikan ke kondisi standar.

“Kalau sudah dikembalikan ke aslinya dan surat-surat lengkap, silakan dibawa pulang. Kalau tidak ada STNK dan BPKB, kami amankan di polsek,” tegasnya.

Pantauan di halaman Polsek Jenggawa, suasana tampak seperti bengkel dadakan. Para pemilik, bahkan orang tua turut mendampingi untuk mengganti knalpot dan ban yang standar.

Kapolsek Jenggawah juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama saat keluar rumah menjelang waktu berbuka puasa. “Jangan sampai ngabuburit justru berujung pada pelanggaran dan membahayakan keselamatan,” pungkas Ferry. (jum/dwi)

 

Editor : M. Ainul Budi
#stnk #Jember #Balap Liar