Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tumpas Kemiskinan Lewat Pendidikan: Gus Fawait Targetkan 1.532 Gedung Sekolah Rusak di Jember Berubah Total!

Maulana RJ • Senin, 23 Februari 2026 | 09:00 WIB

Photo
Photo

Radar Jember - Kabupaten Jember menjadi salah satu daerah yang mendapatkan kucuran bantuan revitalisasi gedung sekolah terbesar secara nasional.

Hal itu dikemukakan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, saat menerima lawatan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof Dr Abdul Mu’ti, meresmikan revitalisasi gedung sekolah, di SMPN 1 Balung, Jember, Sabtu (21/2).

Gus Fawait, sapaan akrab dia, mengutarakan bahwa sejak awal Jember tercatat memiliki angka kemiskinan ekstrem tertinggi di Jawa Timur, yang salah satu akar masalahnya berkaitan erat dengan kualitas infrastruktur pendidikan yang memprihatinkan.

"Saya kaget saat melihat data awal, ada 1.532 gedung sekolah di Jember dalam kondisi rusak berat dan hampir roboh. Ini baru yang rusak berat, belum termasuk yang rusak sedang maupun ringan," katanya.

Menyadari keterbatasan APBD Jember, ia mengaku harus "ngamen", melakukan langkah proaktif ke Kementerian di Jakarta.

Ia menyoroti adanya ketidaksinkronan data Dapodik (Data Pokok Pendidikan) di masa lalu, di mana banyak sekolah melaporkan kondisi gedung yang lebih baik dari kenyataan demi mengejar status akreditasi.

"Kami perbaiki data Dapodik apa adanya. Kalau rusak, ya lapor rusak. Alhamdulillah, kejujuran data ini dijawab dengan kebijakan luar biasa dari Presiden Prabowo dan Pak Menteri. Tahun 2025 ini, Jember menerima bantuan revitalisasi sekolah terbesar sepanjang sejarah dan terbesar di Indonesia," tegasnya yang disambut tepuk tangan riuh.

Tercatat sebanyak 124 sekolah di Jember mendapatkan program revitalisasi pada tahun anggaran 2025.

Namun, Gus Fawait tidak berhenti di situ. Ia memanfaatkan momentum kehadiran Mendikdasnen itu untuk mengajukan kembali perbaikan bagi sisa sekolah yang rusak.

Ia meyakini, perbaikan gedung sekolah bukan sekadar urusan fisik, tapi fondasi untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan memutus rantai kemiskinan di Jember dalam jangka panjang.

"Tahun 2026, kami kembali mengajukan kurang lebih 300 sekolah untuk direvitalisasi. Kami optimis, lewat tangan dingin Pak Menteri, wajah pendidikan di Jember akan berubah total," tambah Gus Fawait. (mau/bud)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #gedung sekolah #Mendikdasmen Abdul Muti #Bantuan Revitalisasi #dapodik #ipm #Gus Fawait