AJUNG, Radar Jember - Sektor pariwisata dan ekonomi di wilayah Jawa Timur bagian timur bersiap menyambut babak baru.
Pimpinan Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, memberikan sinyal kuat dukungan terhadap pengembangan Bandara Notohadinegoro Jember agar bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan gerbang wisata nasional yang lebih luas.
Dalam kunjungan kerja menggunakan rute penerbangan langsung dari Halim Perdanakusuma Jakarta ke Jember, bersama rombongan Komisi II dan Wamendagri Bima Arya, Sabtu, 14 Februari 2026, ia mengapresiasi keberadaan bandara ini sebagai urat nadi konektivitas wilayah Tapal Kuda.
Baca Juga: Revisi PMK 49/2025: Bima Arya Sebut Dana Desa Akan Dukung Koperasi Merah Putih
Meski saat ini operasionalnya masih berskala minimalis, ia menilai potensi strategisnya sebagai pengungkit ekonomi lokal dinilai sangat melimpah.
"Saya sangat senang bisa merasakan langsung pengalaman landing dan take-off dari Bandara Notohadinegoro ini," kata Rifqi.
"Meskipun sederhana, kehadiran bandara ini adalah bukti nyata dari upaya memberikan pelayanan terbaik bagi mobilitas masyarakat Jember dan sekitarnya," lanjut Rifqi.
Sebagai pimpinan komisi yang membidangi urusan dalam negeri, Rifqi berkomitmen menjembatani sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember dengan Kementerian Perhubungan.
Fokus utama ke depan adalah peningkatan infrastruktur terminal, penambahan rute, serta peningkatan frekuensi penerbangan untuk menarik minat investasi dan kunjungan wisatawan ke Jember.
Langkah ini dipandang krusial mengingat Jember memiliki kekayaan potensi ekonomi dan pariwisata yang memerlukan akses transportasi udara yang efisien.
"Jember adalah salah satu pintu masuk paling krusial di wilayah Tapal Kuda," tegas dia.
Baca Juga: Bertengger di Posisi Tiga Jatim, Persid Jember Tebar Ancaman Jelang Kick-off Liga 4 Nasional
Dengan dorongan dari legislatif pusat ini, Bandara Notohadinegoro diharapkan tidak lagi sekadar menjadi fasilitas pelengkap, namun menjelma menjadi simbol keterhubungan Jember dengan pusat-pusat ekonomi nasional dan destinasi wisata favorit di masa depan.
"Banyak potensi ekonomi dan pariwisata yang bisa dikembangkan secara luar biasa jika aksesibilitasnya semakin baik. Kita ingin konektivitas ini lebih lancar, sehingga dampak ekonominya langsung dirasakan oleh masyarakat setempat," pungkas Politikus NasDem itu. (mau)
Editor : M. Ainul Budi