Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gus Fawait Temui Gubernur Khofifah, Tim Provinsi Langsung Turun Tangani Dampak Banjir Jember

Imron Hidayatullahh • Senin, 16 Februari 2026 | 08:00 WIB
GERAK CEPAT: Bupati Fawait bersama jajaran saat menemui Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membahas kaitan banjir Jember. 
GERAK CEPAT: Bupati Fawait bersama jajaran saat menemui Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membahas kaitan banjir Jember. 

Radar Jember - Setelah status Tanggap Darurat Bencana Banjir didok, Pemkab Jember seketika bergerak dalam cepat.

Bupati Jember Muhammad Fawait segera bertolak menemui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Langkah jemput bola ini dilakukan guna memastikan sinkronisasi bantuan dan perbaikan infrastruktur berjalan tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.

Hasil dari koordinasi tingkat tinggi tersebut langsung terlihat di lapangan. 

Pada Minggu pagi (15/2), tim teknis gabungan dari Dinas PU Bina Marga dan BPBD Provinsi Jawa Timur telah mendarat di Jember untuk melakukan audit kerusakan.

Fokusnya jelas, memulihkan urat nadi transportasi masyarakat di wilayah terdampak seperti Gumukmas, Kencong, hingga Jombang.

Gus Fawait sengaja memilih pendekatan yang berbeda dalam krisis ini.

Ia menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mengedepankan efektivitas kerja.

"Gus Bupati ingin memastikan seluruh instrumen pemerintah bergerak harmonis," urai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, (15/2).

Regar mengungkapkan bahwa strategi "Kerja Senyap" ini diambil demi menjaga psikologis warga sekaligus memastikan setiap bantuan tepat sasaran.

"Mulai dari penetapan status Tanggap Darurat untuk memudahkan koordinasi, hingga mobilisasi tim dari Dinsos, BPBD, pihak kecamatan, hingga para relawan di garda terdepan," jelas dia.

Menurut dia, kerja sama lintas sektoral ini menjadi kunci.

Mengingat jalur yang rusak mencakup jalan provinsi, kehadiran tim ahli dari Pemprov Jatim sangat krusial untuk menjamin kelancaran distribusi logistik dan keselamatan warga.

Sejauh ini pemerintah daerah masih menyiagakan status Tanggap Darurat.

Langkah ini diambil agar anggaran darurat dan akses bantuan tetap terbuka lebar hingga seluruh infrastruktur kembali pulih dan warga dapat beraktivitas normal kembali.

“Gubernur merespons sangat positif permohonan kita. Tim teknis diturunkan untuk mengecek jembatan dan jalan yang dikeluhkan warga. Ini adalah bentuk komitmen bersama bahwa pemulihan Jember adalah prioritas utama,” tambah Regar. (mau/bud)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #gubernur jatim #tanggap darurat bencana #Kofifah Indar Parawansa #Gus Fawait