Radar Jember – Pemerintah Kabupaten Jember mulai menunjukkan komitmen serius dalam pembenahan sektor lingkungan dan pariwisata.
Sehingga, persoalan sampah juga tidak boleh disepelekan di destinasi wisata.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan, kebersihan merupakan fondasi utama dalam membangun tata kelola lingkungan yang inklusif sekaligus meningkatkan daya tarik wisata, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Kami sudah menyusun roadmap yang jelas untuk penanggulangan sampah di Kabupaten Jember,” ujarnya di sela kegiatan.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu mengakui, persoalan kebersihan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.
Karena itu, penanganan sampah akan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, termasuk melalui dukungan anggaran yang memadai.
“Program ini akan mulai kami genjot pada anggaran perubahan 2026 dan APBD 2027,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada pengelolaan sampah, Pemkab Jember juga membentuk Satgas Infrastruktur yang melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
Satgas tersebut diharapkan mampu memperbaiki tata ruang dan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih tertata.
Gus Fawait optimistis, dengan roadmap yang jelas serta dukungan anggaran dan kolaborasi lintas sektor, kondisi kebersihan Jember akan jauh lebih baik dalam beberapa tahun mendatang.
“Membangun Indonesia dimulai dari kebersihan dan tata ruang. Kami ingin empat sampai lima tahun ke depan Jember jauh lebih bersih, rapi, dan ramah lingkungan,” pungkasnya. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh