Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Serbu! Bulog Jember Siapkan 60 Ton Beras Murah Buat Ramadan, Per Hari Dijatah 2 Ton di Setiap Desa!

Imron Hidayatullahh • Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:00 WIB
BAKAL RUTIN: Warga membeli beras SPHP saat Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Desa Cempedak, Kecamatan Sumberjambe, Jumat (13/2). Bulog menyiapkan dua ton setiap hari selama GPM di bulan Ramadan.
BAKAL RUTIN: Warga membeli beras SPHP saat Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Desa Cempedak, Kecamatan Sumberjambe, Jumat (13/2). Bulog menyiapkan dua ton setiap hari selama GPM di bulan Ramadan.

Radar Jember – Menjelang Ramadan, pemerintah bergerak cepat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Program Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak nasional pun digulirkan.

Tujuannya untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Di Jember, antusiasme warga terlihat jelas saat GPM berlangsung di Kantor Desa Cempedak, Kecamatan Sumberjambe, Jumat (13/2).

Sejak pukul 08.00 WIB, warga sudah berdatangan dan mengantre untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga sesuai ketetapan pemerintah.

Bulog Kantor Cabang Jember membawa dua ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk dijual kepada masyarakat.

Antusiasme tinggi membuat beras yang disediakan langsung diserbu warga yang ingin memastikan kebutuhan pokok mereka aman menjelang Ramadan.

Kepala Bulog Kantor Cabang Jember, M Ade Saputra, mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari langkah antisipasi menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang maupun selama bulan suci Ramadan.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Jember melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan.

“Mitigasi ini sudah dilakukan dan kami telah menerima jadwal untuk melakukan persiapan sejak awal Ramadan sampai Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Ade menjelaskan, selain beras SPHP, Bulog juga menyiapkan komoditas lain seperti minyak goreng untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Rerata permintaan setiap lokasi GPM sekitar dua ton beras. Jika dihitung selama sebulan penuh, Bulog menyiapkan 60 ton. Namun jumlah tersebut bisa ditambah melihat kondisi di lapangan.

“Nanti kami lihat antusiasme masyarakat. Kalau memang dua ton setiap titik, kurang, kami siap membawa tambahan stok kembali. Maksimal hingga lima ton per hari untuk SPHP pasar murah,” katanya.

Ia menegaskan, ketersediaan stok di Jember dalam kondisi aman. Selama 2025 Bulog melakukan serapan langsung dari petani lokal.

Langkah ini tidak hanya menjaga stabilitas harga, tetapi juga memastikan hasil panen petani terserap optimal.

“Tahun 2025 full, kami melakukan serapan pemenuhan untuk Jember langsung dari petani lokal,” jelasnya.

Memasuki 2026, Bulog Jember juga mulai melakukan pembelian gabah dari petani dan sejumlah penggilingan.

Khususnya hasil panen Desember dan Januari yang masih bersifat spot-spot.

Dengan strategi tersebut, pasokan beras untuk program stabilisasi diyakini tetap terjaga. (kin/bud)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Ramadan #Jember #pasar murah #gerakan pangan murah #bulog