KEBONAGUNG, Radar Jember - Warga Lingkungan Gebangwaru, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, digegerkan penemuan bayi perempuan yang ditinggalkan di teras rumah warga, Rabu dini hari (11/2).
Bayi tersebut ditemukan hidup di dalam sebuah kardus yang diletakkan orang tak dikenal di depan teras rumah warga di Jalan Arwana.
Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 01.50 WIB. Rosyid Julaini, yang baru pulang ke rumah, mendengar suara tangisan bayi saat hendak memasukkan sepeda motor.
Setelah dicari sumber suara, ia menemukan kardus di teras rumah tetangganya.
Rosyid kemudian membangunkan pemilik rumah dan melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RW 06.
Warga yang datang bersama-sama membuka kardus dan mendapati seorang bayi perempuan dalam kondisi hidup.
Bidan setempat, turut dipanggil untuk memeriksa kondisi bayi. Dari pemeriksaan awal, bayi diketahui baru saja dilahirkan.
Kondisinya masih terdapat sisa darah dan air ketuban di kepala, serta tali pusar yang terpotong sekitar dua sentimeter dan hanya dililit kasa.
Meski demikian, bayi ditemukan menangis kuat dan menunjukkan tanda-tanda vital yang baik.
Bidan kemudian membersihkan bayi, memakaikan baju, mengganti popok, serta mengikat ulang tali pusar menggunakan kasa baru sebelum dilakukan penanganan lanjutan.
Informasi tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kaliwates. Petugas datang ke lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kardus, selimut bayi, popok bekas, selembar surat, jepit rambut, dan kain kasa.
Kapolsek Kaliwates Kompol Sugeng Piyanto membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.
Ia menyampaikan bahwa bayi langsung dibawa ke Puskesmas Kaliwates dengan rujukan Dinas Sosial guna pemeriksaan kesehatan dan perawatan sementara selama proses penyelidikan berlangsung.
Saat ini polisi masih menyelidiki pelaku yang diduga meninggalkan bayi tersebut, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Koordinasi juga dilakukan dengan Unit PPA Polres Jember serta instansi terkait untuk memastikan keselamatan bayi sekaligus mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. (dhi)
Editor : M. Ainul Budi