Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gempa Pacitan Makan Korban Bangunan! Ruang Kelas di Jember Hancur Berantakan, Genting Berserakan!

M Adhi Surya • Sabtu, 7 Februari 2026 | 08:00 WIB
TINJAU LANGSUNG : Kondisi kelas pasca atap teras bangunan runtuh dampak Gempa di Pacitan kemarin, (6/2).
TINJAU LANGSUNG : Kondisi kelas pasca atap teras bangunan runtuh dampak Gempa di Pacitan kemarin, (6/2).

Radar Jember - Bagian atap depan ruang kelas SDN Mangli 01, Kecamatan Kaliwates, ambruk pada Jumat (6/2) dini hari.

Peristiwa itu terjadi saat sekolah dalam kondisi kosong sehingga tidak sampai menimbulkan korban.

Ambruknya atap bangunan sekolah tersebut diduga berkaitan dengan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang mengguncang wilayah Pacitan dan sekitarnya pada Jumat dini hari (6/2/2026).

Getaran gempa dirasakan hingga Jember, meski dengan intensitas yang berbeda-beda di tiap wilayah.

Saat Jawa Pos Radar Jember melakukan pemantauan di lokasi pada Jumat (6/2) pagi, puing-puing reruntuhan atap terlihat berserakan di area teras kelas 4.

Rangka kayu penyangga atap tampak patah, sementara sebagian genting jatuh menumpuk di depan ruang kelas.

Kepala SDN Mangli 01, Sundari mengatakan, kejadian tersebut baru diketahui pada pagi hari.

Penjaga sekolah yang rutin melakukan bersih-bersih mendapati atap depan kelas sudah dalam kondisi roboh dan tidak bisa lagi difungsikan.

“Saya menerima laporan pagi tadi, katanya atap bagian depan kelas 4A ini ambruk,” katanya saat ditemui di sekolah, Jumat (6/2).

Selain faktor gempa, Sundari tidak menampik bahwa kondisi bangunan yang sudah berusia cukup tua turut berpengaruh.

Beberapa bagian konstruksi sekolah disebut sudah lapuk dan termakan usia, sehingga kekuatannya berkurang.

Sebagai langkah antisipatif, pihak sekolah mensterilkan area bangunan terdampak.

Selain itu puing-puing reruntuhan genteng juga mulai dibersihkan dan hendak dipasang atap sementara agar kelas tidak kemasukan air saat hujan turun.

“Nanti tak pasang atap kecil sementara agar saat hujan kelas tidak masuk,” pungkasnya. (dhi/bud)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#dampak gempa #Jember #sekolah ambruk #gempa pacitan