Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sungai Petung Jember Dipenuhi Kayu Gelondongan Usai Banjir Bandang, Diduga Ada Pembalakan Hutan

Jumai RJ • Jumat, 6 Februari 2026 | 07:30 WIB
MATERIAL HUTAN: Kayu glondongan yang terbawa banjir bandang di Sungai Petung, Kecamatan Panti, masih berserakan, kemarin (5/2).
MATERIAL HUTAN: Kayu glondongan yang terbawa banjir bandang di Sungai Petung, Kecamatan Panti, masih berserakan, kemarin (5/2).

Radar Jember – Banjir bandang yang menerjang Desa Pakis, Kecamatan Panti, pada Senin (2/2) lalu tidak hanya menyebabkan dua rumah rusak dan pipa saluran air bersih warga jebol.

Di lokasi banjir, tepatnya di Sungai Petung, juga tampak sejumlah gelondongan kayu hutan berserakan.

Potongan kayu berdiameter besar tersebut diduga kuat berasal dari kawasan hutan.

Dugaan itu menguat karena jenis dan ukurannya berbeda dengan pepohonan di sekitar sungai yang biasanya tumbang akibat terjangan banjir.

Ketua Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Klatakan Jaya, Kecamatan Panti, Sariyanto, menyebut banyaknya kayu berukuran besar yang terdampar mengindikasikan adanya aktivitas penebangan di wilayah hulu.

“Kayu berdiameter besar ini adalah kayu hutan, bukan kayu dari pinggir sungai yang roboh karena banjir,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Ia menjelaskan, memang ada beberapa pohon yang ikut hanyut saat banjir bandang, seperti pohon alpukat dan durian. Namun, ukurannya relatif kecil.

“Kalau yang besar-besar ini bukan pohon yang baru roboh. Potongannya sudah lama, lalu ikut terbawa saat banjir bandang,” jelasnya.

Sariyanto menambahkan, pascabanjir bandang tidak ada pihak yang mengaku sebagai pemilik kayu tersebut.

Akibatnya, banyak warga memanfaatkan kayu-kayu yang terdampar di aliran Sungai Petung.

“Kalau sudah banjir bandang, tidak ada yang mengaku itu kayu milik siapa,” katanya.

Menurutnya, jumlah kayu hutan yang terbawa banjir bandang tersebut cukup banyak.

Peristiwa serupa juga pernah terjadi pada banjir di akhir Januari 2022 lalu yang turut membawa gelondongan kayu dari wilayah hulu.

“Yang jelas, itu kayu hutan, bukan kayu dari pekarangan rumah warga,” pungkasnya. (jum/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#gelondongan kayu #Jember #sungai petung #banjir bandang