PAKIS, Radar Jember – Pasca banjir bandang yang terjadi pada Senin (2/2) lalu, warga Dusun Pertelon, Desa Pakis, Kecamatan Panti, tidak hanya mengalami kerusakan rumah.
Sejumlah saluran air bersih menuju rumah warga juga hancur diterjang banjir.
Sehingga, air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga terdampak.
Ketua RT 007/RW 002 Dusun Pertelon, Desa Pakis, Kecamatan Panti, Joko Prasetyo, mengakui bahwa warganya sempat mengalami kesulitan air bersih.
Hal itu disebabkan banyaknya pipa saluran air ke rumah warga yang hancur dan hilang akibat banjir bandang.
“Warga sangat membutuhkan air bersih, terutama untuk memasak dan minum,” ujarnya.
Sekretaris PMI Cabang Jember, Ghufron Eviyan Efendi,, mengatakan bahwa pihaknya langsung mengirimkan bantuan air bersih setelah menerima surat permohonan terkait kebutuhan air warga terdampak banjir.
Pengiriman air bersih ditempatkan di tiga titik tandon.
Setiap tandon berkapasitas 1.200 liter. Dalam satu kali pengiriman, satu truk tangki membawa sekitar 5.000 liter air bersih.
“Karena ada tiga tandon, sisa air langsung disalurkan ke warga menggunakan galon dan jeriken besar,” jelas Gufron. (jum/dwi)
Editor : M. Ainul Budi