PATRANG, Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait, mengambil langkah tegas untuk mengakhiri siklus banjir tahunan yang kerap menghantui warga saat musim penghujan.
Dalam tinjauan lapangannya, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menegaskan bahwa penanganan banjir tidak bisa lagi dilakukan secara parsial oleh satu dinas saja.
"Banjir ini tidak bisa ditangani oleh satu pihak dan satu OPD saja, tidak akan mampu. Jika diteruskan seperti itu, maka banjir akan terus berulang setiap tahun," tegasnya, saat memberikan keterangan terbuka bertajuk Pro Guse Update, di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Sabtu (31/01).
Sebagai solusi konkret, Pemkab Jember resmi membentuk Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang yang dikomandoi oleh Ahmad Fauzi, kepala Bapenda Jember.
Satgas ini bertugas menyatukan berbagai OPD untuk memetakan status infrastruktur di Jember. Mulai dari jalan milik pusat, provinsi, kabupaten, hingga jalan di area BUMN seperti PTPN dan Perhutani.
"Kita juga perlu petakan berapa kebutuhan jalan kita, dan ini sekaligus pencerahan mengenai status jalan. Kita ingin pastikan pembangunan itu merata, baik desa maupun kota, bisa sama-sama menikmati pembangunan dari APBD Jember," imbuh Gus Fawait. (mau/bud)
Editor : M. Ainul Budi