BANGSALSARI, Radar Jember - Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat terus diperkuat.
Hal itu ditegaskan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.
Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau langsung proses pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Kantor Kecamatan Bangsalsari, Selasa (27/01/2026), ia memastikan masyarakat mendapatkan haknya dengan cepat, nyaman, dan yang terpenting, bebas dari praktik pungutan liar (pungli).
"Saya datang ke Kantor Kecamatan Bangsalsari untuk melihat langsung proses program cetak dokumen administrasi kependudukan yang kini cukup dilayani di kantor kecamatan," katanya, di sela-sela kegiatannya menemui warga, di lokasi.
Diketahui bahwa Pemkab Jember telah melakukan langkah proaktif dengan mengucurkan 68 ribu keping blangko e-KTP.
Pengadaan ini didanai langsung melalui skema hibah melalui APBD Jember untuk memastikan tidak ada lagi kendala kekosongan stok bagi warga untuk mengurus adminduk, khususnya e-KTP.
"Kami ingin memastikan pelayanan berjalan dengan baik, cepat, dan nyaman bagi masyarakat. Blangko tersedia dengan cukup, dan seluruh proses cetak KTP serta dokumen adminduk lainnya dilayani sebaik mungkin," tegas dia.
Baca Juga: Program Peta Cinta Bikin Layanan e-KTP Jember Ngebut, 19 Ribu Keping Blanko Sudah Terpakai
Lebih lanjut saat inspeksi itu, orang nomor menyoroti soal transparansi biaya. Ia menegaskan seluruh fasilitas telah dibiayai oleh negara.
Gus Fawait mewanti-wanti oknum petugas maupun pihak luar agar tidak mencoba menarik biaya sepeser pun dari masyarakat saat mengurus e-KTP.
Ia meminta warga untuk berani melapor jika menemukan kejanggalan atau adanya permintaan uang dalam pengurusan e-KTP maupun dokumen lainnya.
Baca Juga: Satu Tiket Rp12.500 Watu Ulo–Papuma, Bupati Jember Siap Perluas One Gate System ke Wisata Lain
Dengan sistem jemput bola dan ketersediaan logistik yang mumpuni, Pemkab Jember optimis target seluruh warga memiliki dokumen kependudukan yang sah dapat tercapai tanpa beban biaya tambahan.
"Pelayanan publik harus semakin dekat, mudah, dan tidak berbelit. Itu komitmen kami untuk masyarakat Jember. Kalau sampai ada penarikan dan lain sebagainya (pungli), silakan sampaikan ke Wadul Guse," pungkas Presiden Laskar Sholawat Nusantara itu.
Editor : M. Ainul Budi