Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Momen Blusukan Malam Gus Fawait Temui Keluarga Pasien RSD dr Soebandi Jember, Sosialisasi UHC Pakai Bahasa Jawa-Madura

Maulana RJ • Jumat, 30 Januari 2026 | 09:26 WIB

Gus Fawait saat menyapa keluarga pasien yang dirawat di RSD dr Soebandi Patrang, Jember, Selasa malam (27/01/2026). (Dok. Gus Fawait)
Gus Fawait saat menyapa keluarga pasien yang dirawat di RSD dr Soebandi Patrang, Jember, Selasa malam (27/01/2026). (Dok. Gus Fawait)

PATRANG, Radar Jember - Suasana di salah satu ruang tunggu RSD dr. Soebandi Patrang tampak berbeda pada Selasa malam (27/01/2026). 

Di tengah kesunyian malam rumah sakit, Bupati Jember Muhammad Fawait hadir melakukan inspeksi dan memastikan pelayanan kesehatan bagi warganya tetap prima meski di jam-jam istirahat.

​Tanpa sekat formalitas, ia berkeliling menemui sejumlah keluarga pasien yang sedang terjaga saat itu. 

Baca Juga: Lampaui Rata-rata Nasional! Jember Sandang Predikat UHC Madya dengan Cakupan 96,5 Persen

Suasana mencair saat Gus Fawait, sapaan akrabnya, mulai menyapa warga dengan perpaduan bahasa Jawa dan Madura yang akrab di telinga masyarakat Jember.

"Sampun UHC nggeh, wonten keluhan mboten? (Sudah UHC ya, masih ada keluhan (pelayanan) atau tidak?" tanya Gus Fawait, berbahasa Jawa, kepada salah satu keluarga pasien asal Umbulsari, malam itu. 

​Salah satu momen hangat itu terjadi saat Gus Fawait menghampiri seorang anggota keluarga pasien. Dengan nada bicara yang rendah, ia menanyakan perihal biaya pengobatan dan potret pelayanan di rumah pelat merah milik pemda itu.

"Pakai UHC ya, gratis kalau sudah pake UHC BPJS (Kesehatan)," tambah dia. 

Baca Juga: Anggaran UHC Jember 2026 Melejit! Pemkab Siapkan Rp 430 M untuk Layanan Kesehatan 2,6 Juta Warga

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengobrol dengan sejumlah keluarga pasien lainnya, berbahasa Madura.

"Ongguhen kih, pon begus? Dekik polan bede Bupati baik satejeh (Beneran sudah bagus? Jangan karena ada bupati lantas berjalan baik," katanya, dengan logat khas Madura.

Program UHC ini menghapus ketakutan warga akan biaya rumah sakit yang mahal. Baginya, kesehatan adalah hak dasar yang harus didapatkan dengan mudah, cepat, dan yang terpenting, tanpa beban finansial.

Baca Juga: Panen Apresiasi: Jadi Role Model Kesehatan Inklusif di Jember, Pemkab Panen Penghargaan Berkat Program UHC

"Kami turun langsung mengecek pelayanan di RSUD dr. Soebandi untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang maksimal. Sekaligus mensosialisasikan program UHC, di mana seluruh biaya pengobatan gratis untuk warga Jember. Pelayanan sehat, cepat, dan tanpa khawatir biaya," pungkas Gus Fawait.

Editor : M. Ainul Budi
#rsd dr soebandi #Jember #BPJS #Kesehatan #uhc #Gus Fawait