Radar Jember - Operasional dapur MBG di Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, terhenti sementara, kemarin (29/1).
Sebab, dapur MBG yang berada di Jalan Semeru itu terkena dampak banjir. Sehingga, membutuhkan waktu untuk pembersihan dan sterilisasi peralatan dapur.
Danramil Sumbersari Kapten Inf Bambang Harianto menjelaskan, banjir berasal dari aliran buangan yang tidak tertampung akibat derasnya curah hujan.
“Memang hujannya deras dan cukup lama, sungai-sungai kecil yang biasanya aman, justru meluap. Luapan air itu mengarah ke dapur MBG di Jalan Semeru,” ujar Bambang.
Air sempat merendam area dapur MBG, sehingga seluruh aktivitas produksi makanan dihentikan demi menjaga keamanan penerima manfaat.
“Dapurnya sempat terendam, jadi saya minta operasional dihentikan dulu, dua sampai tiga hari untuk pembersihan,” katanya.
Ia menyebut, langkah itu penting agar peralatan dan area dapur kembali steril sebelum digunakan kembali.
“Kalau belum benar-benar bersih, jangan dipaksakan. Takutnya berpengaruh ke kualitas sajian,” ucap Bambang.
Koordinasi dilakukan dengan kepala dapur agar pihak sekolah penerima manfaat segera mendapat pemberitahuan terkait penghentian sementara layanan.
“Kepala dapur sudah menghubungi sekolah-sekolah agar sementara dihentikan selama proses pembersihan,” jelasnya.
Bambang memastikan Muspika akan memantau kesiapan dapur sebelum kembali beroperasi normal setelah kondisi dinyatakan aman.
Ia juga menyoroti perlunya pembenahan aliran pembuangan air agar kejadian serupa tidak terulang, terutama di titik rawan dekat RTH.
“Kalau belum steril, saya tidak izinkan jalan. Keselamatan penerima manfaat yang utama,” tegasnya. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh